Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Kamis, 31 Mei 2012

Si Amin

Suatu hari saat amin sedang berangkat kuliah, ia agak terburu-buru karena lupa kalau ada jam kuliah saat itu juga, setelah ada seorang temannya mengirim SMS kepadanya baru dia sadar akan hal itu.  sebelumnya amin sudah beli sarapan nasi kuning di samping tempat kost-annya, selesai mandi ia sempatkan untuk sholat dhuha dulu, meski hanya 2 rakaat tapi dia selalu mengerjakannya sebelum ia berangkat ke kampus atau aktivitas lainnya. Nasi yang tadinya sudah ia beli langsung saja ia masukkan kedua bungkus nasinya kedalam tas bersama catatan kuliahnya, sudah tak ada lagi waktu untuk makan, dengan cekatan ia membereskan kamarnya kemudian keluar untuk mengambil sepeda butut yang selalu menemaninya setiap saat.

Di tengah perjalanan menuju kampus Amin melihat seorang anak kecil yang tengah duduk di pinggir jalan, anak tersebut telihat memejamkan matanya sambil memegang koran yang diletakkan diatas bahunya. dilihat dari tubuhnya harusnya ada itu berada disekolah dasar, duduk manis bersama teman sebayanya untuk menuntut ilmu, tidak pantas ia berada di jalan seperti itu. Dengan sedikit keraguan Si Amin pun menghentikan laju sepedanya, ia menghampiri anak tersebut, seraya bertanya: " udah sarapan dik?" Anak kecil tersebut hanya menggelengkan kepala, kemudian ia malah menundukkan kepala dalam-dalam. Tanpa pikir panjang Amin langsung mengambil satu bungkus nasi yang tadi ia masukkan ke dalam tas-nya, ia tak tega melihat anak ini kelaparan, ia merasa iba melihat keadaan anak tersebut, tapi Amin baru sadar kalau dia sudah terlambat kuliah, tak berlama-lama disitu Amin pun langsung meletakkan nasi bungkusnya di dekat anak tersebut, entah dia mau memakannya atau tidak tapi Amin tak punya waktu lama, amin menyuruh anak tersebut untuk segera makan nasi tersebut mumpung agak hangat. Langsung saja Amin mengambil sepeda nya untuk segera sampai ke kampus, sekilas anak kecil tersebut mengucapkan terima kasih kepada si Amin, tapi karena si Amin tergesa-gesa mungkin ia sudah tak mendengarkannya.  Ditingggalkannya anak kecil tersebut sendirian di pinggir jalan, konsentrasi Amin sepenuhnya tertuju untuk mengejar waktu supaya masih bisa mengejar keterlambatannya.

sesampai di pintu kelas Amin agak kaget dikarenakan keadaan kelas yang tidak seperti biasanya, biasanya mereka santai dan sedikit banyak ramai sekarang seperti kayak orang sedang sholat berjamaah, semuanya duduk dengan tenangnya, sambil memegang pulpen mereka masing-masing. Amin dengan sedikit ragu masuk ke dalam kelas, ditatapnya muka sang dosen dengan sedikit senyuman, pak dosen pun membalas dan mempersilakan duduk Amin di kursi yang kosong. sesaat Amin mengambil peralatan kuliahnya tiba-tiba dosen berkata: "Siapkan selembar kertas, hari ini kita ulangan!". keringat dingin pun keluar dari kening Amin, ia sangat terkejut, sudah datang terlambat, tadi malam pun dia hanya sedikit belajar dan sekarang justru ada ulangan dadakan, hal ini sangat berat dirasakan olehnya.

*bersambung lagi ^.^ maaf z, buntu nih
Sabtu, 12 Mei 2012

Plants Vs Zombie Challenge

Siapa yang nggak tahu game yang satu ini? Plants Vs Zombie meskipun hanya berupa game kecil akan tetapi sangatlah susah untuk bisa mencapai level yang tinggi, seharian saya hanya maen survival endless dan hanya bisa memenangkan sampai level 33, setelah itu saya menyerah, tangan saya sudah capek berhadapan dengan mouse yang bingung harus mengambil uang dan juga matahari yang dihasilkan bunga matahari.
survival endless memang takkan pernah ada habisnya jumlah zombie nya kan terus bertambah sesuai level, dan juga semakin tinggi level zombienya kan semakin berat, yang pasti game ini takkan ada habisnya dah, melebihi game PES atau DOTA.
game yang satu ini memang bagus untuk menghilangkan penat dan juga untuk menghabiskan waktu yang kiranya bingung untuk ngapa-ngapain, terbukti saya menghabiskan waktu 5 jam lebih untuk bisa mencapai level 33, itu pun dilakukan terus menerus, kalau cuma sebagai sambilan akan butuh waktu lama lagi
game ini juga lumayan enteng, bisa dimainkan di netbook yang memiliki kapasitas minimum, nggak perlu harus di laptop atau komputer khusus gaming, netbook saya yang cuma intel atom pun enteng buat maen game ini. tetapi kalau musuhnya semakin banyak terkadang game nya agak lelet, itu bukan dikarenakan dari komputer, tetapi memang dari game nya sendiri. perlu dicoba pokoknya bagi anda yang belum pernah mencoba.. hahaha
Jumat, 11 Mei 2012

Bulan Ramadhan Di desaku

cerita ini hanyalah karangan saya saja ketika saya masih kecil. silakan disimak, hehe

waktu itu tepat bulan ramadhan, bulan dimana kita tahu bulan yang paling suci diantara bulan-bulan yang lain, biasanya saya dan teman-teman selalu keliling kampung tiap sore hari, hanya untuk cuci mata atau nggak cuma sekedar menunggu waktu berbuka bersama teman-teman, biasanya kami bersepeda bareng-bareng hingga kalau sore hari desa saya keliatan rame banged,
setelah adzan magrib berkumandang, kami justru pulang kerumah masing-masing, tidak berbuka di masjid, maklum desa kami lumayan kecil jadi tidak seperti di kota-kota yang biasanya ada menu berbuka puasa di masjid. sehabis berbuka badan serasa kembali segar, tapi kata pak ustad, kalau buka puasa nggak boleh banyak2 hlo, nanti nggak bisa bergerak kalau tiba waktu sholat tarawih, gara-gara kekenyangan perut bisa mules dan nggak bisa untuk leluasa sholat tarawih yang rakaatnya lumayan banyak itu.
sehabis berbuka saya sholat magrib di mushola deket rumah saya, didesa kami masjidnya juga agak jauh, jadi saya terbiasa sholat di mushola bersama tetangga terdekat. abis sholat pun aku membiasakan diri untuk bertadarus sedikit-dikitnya 1 ruku' tiap hari, biarpun sedikit tetapi yang penting kan istiqomah, hhoho.. istiqomah kan lebih baik dari pada seribu karomah :)
menjelang sholat isyak, aku biasa melanjutkan makan kolak atau es biar tubuh jadi seger, baru kemudian aku ambil sepedaku untuk pergi ke masjid, werrr,, sesampai di masjid orang-orang sudah pada ribut menyiapkan tempat sholat sendiri-sendiri, memang kalau bulan ramadhan suasana masjid menjadi semakin hidup, mulai dari kakek nenek, sampai adik-adik kecil pun ikut serta untuk sholat tarawih, biasanya masjid shof nya nggak lebih dari setengah luas masjid, sekarang jamaahnya malah sampai keluar masjid, hingga panitia ramadhan pun harus menyewa deklit/kajang (bahasa jawa) biar nggak kehujanan bila tiba-tiba turun hujan. 
yang paling konyol tentunya barisan anak laki-laki, mereka membuat semacam group jamaah di pojok masjid, biasanya pas di serambi masjid, terkadang saya juga ikut-ikutan, hehe meski jarang, soalnya aku lebih sering bersama ayahku, itu juga sebelumnya dipaksa oleh beliau, hehe namanya juga anak kecil, orang tua pun pasti tahu mereka nanti akan rame kalau di masjid. bagi anak-anak yang bisa bergerombol itu merupakan keasyikan tersendiri, selain merekan bisa bercengkerama dengan yang lain, mereka terkadang juga iseng-iseng liat jamaah perempuan, siapa tahu ada cewek cantik yang bisa mereka goda, maklumlah anak muda memang hobinya begitu, hehe
waktu sholat mereka juga sering telat, kalau imamnya sudah selesai baca Al fatihah, mereka baru mulai berdiri, dengan alasan biar nggak capek gitu, padahal banyak kakek-kakek yang didepan mereka juga tertib-tertib, dan nggak kecapekan kalau sudah selesai sholat tarawih. dan untuk penutup kami langsung melaksanakan sholat witir, biasanya sih 3 rakaat dengan 2 salam, dan untuk sholat tarawihnya sendiri 20 rakaat. jadi lumayan lama selesai sholatnya.
bagi anak-anak seperti kami sudah menjadi kebiasaan yang wajib untuk tadarus mengkatamkan al quran, kami membaca bergantian, yang satu membaca sedang yang lain menyimak, apakah ada kesalahan atau tidak, kalau yang membaca sudah capek, digantikan teman yang lain, dan aku juga sudah bisa membaca al quran, meski belum bisa cepat seperti anak-anak yang sudah agak besar, tapi saya nggak kalah dengan yang seumuran dengan saya. yang paling asyik, ibu-ibu juga sering membawakan makanan berupa cemilan atau buah2han untuk kami, sehingga yang tadarus pun jadi semangat, terkadang kami pun tak sadar sudah beberapa jam membaca Al quran hingga tengah malam, kalau sudah jam segitu kami harus cepet-cepet pulang, soalnya desa kami lumayan gelap bukan karena nggak ada listrik, tetapi jalan-jalannya belum ada lampu, hanya ada lampu2 di teras para penduduk saja.


sekian dulu ceritanya, sudah capek nih ngetiknya, hehehe
Kamis, 10 Mei 2012

Space day

hari ini sangat membosankan, kuliah saja sampai ngantuknya kerasa banged, padahal nggak biasanya kayak tadi siang, entah karena materi yang diberikan dosennya itu-itu saja atau memang karena aku kecapekan, tapi kurasa kalau capek nggak kali ya! soalnya kemarin malem udah puas banged tidurnya, jam 9 malem saja udah tidur dengan tenang, gara-gara nganterin anak-anak dari walisongo kemarin muter-muter jogja ampe jam 10 malem cuma buat beli kaos oblong di malioboro sama potho2 di tugu, nggak guna banged kan!!!

oh iya mungkin nulis tentang google drive aja kali za? itu tuh program cloud storage yang di sediain sama google untuk para pelanggannya, lumayan lah dapet 5GB, bisa buat nampung tugas2 yang penting biar nggak ilang, meski itu hanya berbentuk syncronize dari hardisk kita sendiri, tapi bila kita mau buka data-data tersebut bisa dimana saja dan kapanpun, nggak perlu bawa2 laptop segala, bisa dibuka melalui andorid dan mobile lainnya, tapi sayangnya aku nggak punya smartphone, ya nggak terlalu berguna, tapi setidaknya bisa buat jaga2 agar data2 yang sudah aku syncron nggak hilang, soalnya dulu laptop saya pernah ganti hardisk, padahal baru 10 hari pembelian, tapi hardisknya nggak bisa kebaca, dan tugas2 yang biasa aku taruh di flashdisk ternyata udah aku pindah semuanya ke laptop, pusing sendiri deh jadinya.

semoga saja sedikit cerita saya bisa membantu kalian semua nya sob, setidak2 tidaknya bagi yang memiliki file penting, untuk jaga-jaga bisa di buat seperti ini. salam
Rabu, 09 Mei 2012

Hebatnya Sedekah

ini hanya cerita karangan saya sendiri, mungkin kalau ada yang mirip, bukan maksud saya untuk membeberkannya. Just Sharing :)

diceritakan seorang ibu yang bernama ibu siti yang sudah berusia hampir kepala 5, ibu siti adalah orang yang baik dan sering menolong orang lain. hingga suatu hari entah apa yang terjadi pada ibu siti sebelumnya, tiba-tiba ibu siti jatuh pingsan. anaknya yang melihatnya pertama kali langsung membawanya ke rumah sakit, sesampai di rumah sakit ibu siti sudah sadarkan diri, akan tetapi dilihat kondisinya kurang baik, akhirnya beberapa dokter menyuruhnya untuk beristirahat sementara di rumah sakit. pihak keluarga pun curiga akan kejadian yang dialami oleh bu siti, tak biasanya dia pingsan mendadaks eperti ini, mungkin ini yang pertama kali yang baru diketahui oleh pihak keluarga. akhirnya suami bu siti menanyakan hal tersebut kepada sang dokter, apa yang sebenarnya terjadi? apa bu siti mengidap suatu penyakit atau hanya karena kecapekan saja. sang dokter pun melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap bu siti, tentang penyebab pingsannya tersebut. dan ternyata bu siti mengidap penyakit kanker servik, dan sudah memasuki stadium 4. pihak keluarga sangat terkejut mendengar berita tersebut, mereka tak berani memberitahu hal itu kepada bu siti. tanpa diberitahu pun ibu siti sebenarnya sudah tahu tentang sesuatu yang selama ini ia rasakan, tapi tak mengerti dengan detail sejauh mana penyakitnya tersebut. akhirnya dengan berat hati pihak keluarga dan dokter pun memberanikan diri untuk menjawab segala pertanyaan dari bu siti. 
pihak keluarga tak ingin kehilangan bu siti, karena orang yang mengidap penyakit ini bisa dipastikan untuk meninggal. pihak keluarga meminta dokter untuk mengoperasi kanker yang diderita bu siti tersebut, tentu saja biaya yang ditanggung tidaklah murah, itupun belum tentu menjamin bu siti untuk hidup seperti orang biasa, bisa saja operasi tersebut malah gagal. akan tetapi dengan ketabahan bu siti akhirnya bu siti justru mengambil simpanan dan mencari uang sejumlah biaya yang digunakan untuk operasi nya tersebut, uang tersebut malah tidak untuk mengoprasi bu siti, bu siti sendiri justru mendonorkan uang-uang tersebut di panti asuhan dan juga yayasan yang ia nilai sangat membutuhkan uang tersebut, bagi bu siti meskipun nantinya ia sembuh belum tentu ia bisa berguna bagi orang lain. dan bu siti juga berdoa semoga uang-uang tersebut bisa bermanfaat bagi orang lain.
hari-hari berjalan seperti biasanya, setelah peristiwa tersebut bu siti tidak bisa beraktivitas dengan penuh seperti biasanya, seiring berjalannya waktu bu siti merasakan tubuhnya kembali segar dan sehat seperti orang lain. hingga akhirnya bu siti pun bisa bekerja dengan semangat seperti biasanya. tak ada yang mengerti mengapa itu bisa terjadi. padahal dokter sendiri menvonis bu siti tidak akan bisa bertahanh hidup lebih lama jika tidak segera di operasi. tetapi hal itu sangatlah ajaib, akhirnya dokter memeriksa sekali lagi apa yang sebenarnya terjadi. dan tak disangka kanker yang hampir membunuh bu siti tersebut kini telah hilang 100% dari tubuh bu siti. mungkin ini bisa dikatakan sebagai mukjizat dari Yang Maha Esa.



sekian cerita tersebut, semoga bisa diambil hikmahnya. salam
Senin, 07 Mei 2012

Dapet Gaji Bunk

senang-senang-dan senang

hanya itu yang kurasakan hari ini, dapet uang 27rb dari jasa ngetik tugas bahasa arab dari temanku, meski cuma sedikit aku bersyukur, Alhamdulillah banged, bukan banyaknya uang yang membuat saya bahagia tapi berawal dari situ sekarang saya sudah lancar ngetik dengan bahasa arab, padahal saya baru 2 mingguan mulai ngetik pake bahasa arab, tapi sekarang jari-jari saya sudah mulai lancar dengan tombol2 bahasa arab, meski di keyboard tidak saya beri note arab, saya sudah hafal letak-letaknya. 
saya optimis nantinya ini akan berguna bagi saya sendiri, uang yang saya dapet itu hanya sebagai penyemangat saya saja kalau pas ngetik itu teringat ada yang membayar maka bikin aku semangat. tapi itu bukan tujuan utamanya koq, hehe tujuan saya tetep pengen bisa ngetik bahasa arab dengan lancar sebagaimana mengetik bahasa indonesia. kalau bahasa indonesia kan sudah banyak yang bisa, klo bahasa arab kan nantinya bisa jadi keahlian tersendiri, terutama bagi kuliah saya yang mengambil jurusan sastra dan bahasa arab yang udah mulai menginjak semester 6 ini.
rencananya saya malah ingin membuka jasa pengetikan untuk bahasa arab, selain melatih kemampuan mengetik saya, setidak-tidaknya saya juga bisa mendapatkan uang dari sana, meskipun sedikit tapi saya akui saya juga butuh, maklumlah namanya juga mahasiswa. tapi semua itu hanya saya jadikan sebagai pengalaman hidup biar tahu rasanya bekerja yang konon kata orang itu tidak gampang. dan saya sekarang meraskannya. kerja itu tidak mudah kalau aku tidak menggunakan otak saya. " gunakanlah otakmu, jangan otot mu "

Minggu, 06 Mei 2012

Jadah Pasar Pakem

Hari ini beda dari hari minggu biasanya, jadwal gowes yang setiap minggu pagi sampai ke kaliurang sedikit menikung (apanya bahasanya). tadi pagi cuma bisa gowes sampai pasar pakem saja, itu dikarenakan dengkul kaki kananku sudah agak sakit, kalau aku paksain keatas sampai warungnya bu gin bisa tambah parah, mana pas berangkat aku belum sarapan lagi, haha

akhirnya kuputuskan gowes sampe pakem saja, toh di sana juga udah ada jadah yang biasa dipesen budhe klo aku gowes ke kaliurang, kan nggak harus repot2 pergi sampe telaga putri cuma buat beli jadah saja, hehe
tadi pas beli juga sempet bertanya-tanya sama ibuk-ibuk yang jual tuh jadah
aku= satunya berapa buk?
ibuk e= biasa mas 5rb,
aku= buatan sendiri ya buk? apa pesen gitu
ibuk e= njih mas, mbuat sendiri, kalau pesen sama orang biasanya kurang gurih, rasanya kurang enak.
aku= ooowhh,, gitu z buk

bisa saya tarik kesimpulan mending beli di tempat orang yang bikin sendiri, soalnya bisa mencici dulu, hehe jadi untuk rasa kita bisa tahu dulu, enak atau nggaknya. kalau pesenan biasanya nggak boleh di cicipi, ibuk yang jualan kan nggak ada untung klo setiap pembeli nyicipin itu jadah.
nggak cuma jadah aja yang dijual disitu, juga ada tempe bacem, dan gorengan lainnya. dan jadah sendiri enaknya dimakan dengan tempe bacem itu, serasa makan hamburger jawa, hohoho
Sabtu, 05 Mei 2012

Galau Malem Minggu

Malem minggu yang galau, bingung mau nonton konser Secondhand serenade di UMY atau nonton pameran komputer di JEC, mungkin enaknya ke pameran aja kali, pengen banged beli softchase buat netbook, meski udah punya tas 3 tapi masih aja pengen beli barang, padahal aku kan mahasiswa, harusnya bisa ngirit bukan malah belanja-belanja gini terus, tapi nggak apalah, sesekali keinginan itu harus dituruti supaya nggak pengen terus, suatu saat kan pasti juga bosen sendiri.. haha (emang bisa?)

asal kalian tahu aja, pameran di JEC jogja yang satu ini di selenggarakan dari sekarang 5 mei 2012 sampai 9 mei 2012, nggak terlalu tanggal tua kan! hehe
tapi ya sama aja, toh aku dapet kiriman pas musim panen doank, bapak ku kan petani, maklumlah, harus pinter-pinter ngatur biaya hidup sendiri, haha *sok bijak

oh ya, hari ini mbak ambar juga udah berangkat ke singapore (anaknya budhe), pas mau berangkat tadi aku dikasih uang saku yang biru satu lembar, hehe lumayan sob, bisa buat beli susu besok pagi dikaliurang, besok kan minggu biasanya aku gowes ke kaliuang sendirian, cuma buat beli jadah sama susu sapi murni aja, nggak penting banged kan? haha

udah dulu ya sob sambung besok pagi lagi, kerjaan ngetik masih numpuk nih, belum kelar-kelar :))
Kamis, 03 Mei 2012

Pagi yang Membosankan

Hari jum'at hari yang pendek, itulah yang sering dikatakan oleh orang-orang. dan aku juga merasakan begitu. terlebih-lebih hari jum'at tidak ad kuliah bagiku, seharian hanya menghabiskan waktu di depan Asus-wati ku, cuma buka-buka blogger, facebook, 9gag, dan sedikit buka halaman berita (biar nggak ketinggalan berita gituh).
 Pagi ini suara radio Sony terdengar lebih nyaring dari biasanya, entah lagu dari Megaswara Fm yang diputer lagu-lagu lama yang mellow atau hanya perasaanku saja. sekilas mendengarkan tadi kudengar ada lagunya pingkan mambo yang berjudul di hatiku ada dirimu (klo nggak salah hlooo ya,  haha). 
Memang setiap jum'at aku sering nggak keluar rumah, lebih banyak sendirian dirumah, soalnya klo mau maen ke kampus paling-paling di sana juga nggak ada orang yang datang. mending tiduran biar badan fresh setelah 4 hari kuliah dari pagi sampe sore terus, tapi setiap mau sholat jum'at aku bangun terus hlo, itu kan kewajiban aku sebagai seorang muslim, sebagai seorang laki-laki saya harus sholat jum'at, klo nggak nanti bisa di cap sebagai orang kafir (bukan rasis hlo). mungkin hanya itu yang biasanya aku lakukan, soalnya kalau mau pacaran juga nggak punya pacar, hehehe
Kamis, 01 Maret 2012

MALAM BARONGAN

langkahku makin berat seiring datangnya angin
cahaya malu tuk bertemu denganku
tanah pun tak kuat menahan pijakanku
tersapu hujan kemarin sore

pohon bambu kian melambai
bersorakan tak protes pada alam
tak ada slogan tak ada tulisan
suara indah mengiringi kesunyian malam

jembatan reyot tak bertuan tak pernah mengaduh
lapang dada tak pernah lekang darinya
saksi bisu si air pun juga tahu
ikhlas memang tak pernah ternilai harganya

sang kodok tidur dimusim seminya
melupakan segala tentang kericuhan
tak pernah bernyanyi dengan merdu
menambahkan keramaian dalam sunyi