Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Sabtu, 18 Juni 2016

Kudu Bakoh - Tetap Bertahan meski dalam masalah

Tulisan ini aku ambil dari salah satu majalah, hanya untuk sekedar pengingat diri sendiri khususnya. syukur-syukur bisa bermanfaat buat para pembaca yang budiman :-D

Pertahanan dalam menghadapi tekanan dan permasalahan membuat seseorang tetap tenang. Ketenangan ini berasal dari sikap positif dari orang tersebut dalam mengatasi stres yang berasal dari pikiran dan perasaannya sendiri.

Penelitian menyatakan bahwa memang ada orang yang secara natural memperoleh kemampuan untuk bertahan dalam tekanan. Ia tetap tegar dan kuat dalam menghadapi berbagai tekanan. Namun jangan khawatir, karena tindakan ini juga bisa dipelajari. Berikut teknik yang dapat kita lakukan, agar tetap kuat dan tidak semakin lemah saat permasalahan menekan.

1. Temukan arti dan tujuan hidup kita

Setelah kehilangan anaknya yang berusia 13 tahun akibat ditabrak oleh seorang pemuda yang mabuk, seorang ibu akhirnya memutuskan untuk mengabdikan hidupnya untuk menyadarkan banyak orang mengenai bahayanya menyetir dalam keadaan mabuk.

Itulah caranya untuk menghadapi persoalan. Ketimbang meratapi nasib akan kematian anaknya itu, ia memutuskan menghadapi tragedi itu dengan menemukan tujuan hidup yang lebih berarti. Nyatanya, hal tersebut membuatnya lebih mudah untuk pulih. Ia juga merasa lebih kuat dan berarti.

2. Bangunlah kepercayaan diri akan kemampuan kita sendiri

Konsep diri alias bagaimana caranya kita menghargai diri kita sendiri memainkan peran yang sangat penting untuk mengatasi stres. Konsep diri yang baik akan menolong kita untuk memulihkan diri ketika dilanda kesulitan. Ingatkanlah diri kita sendiri, bahwa kita bukanlah orang yang lemah, tapi orang yang kuat. Percayalah akan kemampuan kita bahwa kita bisa menghadapi krisis.

3. Bangunlah jaringan sosial yang kuat

Memiliki orang-orang yang peduli dan mendukung di sekitar kita sangatlah penting dalam menghadapi krisis. Jalinlah hubungan yang baik dengan orang yang dengannya kita merasa lebih kuat. Carilah mereka yang bisa mendengarkan dan mengerti kondisi kita. Ia akan mendukung, memberikan saran positif, bahkan solusi dalam persoalan kita.

4. Bersiaplah untuk perubahan

Salah satu hal yang paling esensi dalam pertahanan diri dalam menghadapi masa sulit adalah kerelaan untuk menerima perubahan. Ketimbang menolak keadaan, lebih baik belajar untuk beradaptasi dan menerima keadaan. Orang yang tegar menjadikan kondisi yang sulit sebagai cara untuk melangkah ke perubahan yang lebih baik.

5. Optimislah!

Tetap optimis dalam masa-masa krisis dan kritis bisa jadi hal yang sangat sulit dilakukan. Tetapi membangun harapan sangatlah penting untuk menjadi pribadi yang tetap teguh dalam menghadapi kesulitan. Berpikir positif bukan berarti menolak datangnya masalah. Namun kita belajar untuk mengerti bahwa permasalahan dan persoalan adalah sebuah tantangan untuk membuat kita bisa semakin dewasa.

6. Tetap perhatikan diri kita

Ketika menghadapi permasalahan yang menekan, bisa jadi membuat kita tidak lagi perhatian pada diri sendiri. Kehilangan selera makan, tidak menjaga kesehatan, tidur tidak teratur, dan reaksi merugikan lainnya.
Untuk menjadi orang yang bertahan dalam tekanan, fokuslah dalam membangun ‘perhatian’ pada diri kita sendiri dalam segala keadaan. Dengan merawat diri sendiri, semangat kita bisa terbangun untuk tidak kalah terhadap keadaan yang sulit.

7. Kembangkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah

Penelitian menyatakan bahwa orang yang mampu untuk memberi solusi terhadap sebuah permasalahan lebih baik dalam menghadapi keadaan sulit ketimbang yang tidak. Karena itu, setiap kali ada kesempatan, ajarilah diri Anda untuk menemukan solusi semampu kita. Dengan sering berlatih dengan terlibat dalam penyelesaian masalah yang sederhana, kita akan terbiasa dan siap untuk menghadapi kondisi seberat apapun kelak.

8. Tetapkan tujuan

Situasi krisis memang menakutkan, bahkan terlihat sulit untuk diatasi. Namun orang yang kuat bisa melihat situasi ini dengan lebih realistis dan mulai membuat langkah dan tujuan untuk menyelesaikannya. Ketika kita menemukan diri kita kewalahan terhadap suatu masalah, ambillah langkah yang membuat kita bisa merasa lebih tenang.
Salah satunya adalah dengan mengumpulkan dan memikirkan solusi-solusi yang mungkin, kemudian atur langkah penyelesaiannya dengan lebih teratur.

9. Ambil langkah, jangan hanya dipikirkan saja

Kadang kita berpikir bahwa membiarkan masalah akan menyelesaikan masa kritis itu. Hal itu justru membuat permasalahan semakin menumpuk. Segeralah ambil langkah untuk menghadapinya. Tidak harus langkah yang besar, langkah kecil dan sederhana juga sudah sangat baik. Saat kita terlalu lama berfikir akan masalah yang dihadapi maka semakin membuat diri kita akan terpuruk lebih jauh. segera move-on, segala bentuk pikiran-pikiran jahat akan hilang dengan sendirinya saat kita menemukan hal yang positif. Dengan melangkah mengambil solusi, kita akan fokus pada progres penyelesaian masalah ketimbang menyesali keadaan. Hal ini akan membuat kita semakin teguh dalam menghadapi masa sulit.

10. Tetap konsisten

Memang, untuk menjadi pribadi dengan jiwa yang tegar dan teguh membutuhkan waktu. Jadi jangan menyerah sekalipun kita masih merasa sulit dalam menghadapi masalah. Semua orang memiliki prosesnya masing-masing untuk menjadi dewasa dalam berbagai permasalahan yang mendera. bisa dikatakan jagalah yang namanya Istiqomah, seperti pepatah sedikit-dikit lama-lama menjadi bukit. percayalah!!!

Sekian Tulisan ini, aku kutip dari psychologytoday.com semoga bermanfaat. Keep Writing. 
Rabu, 15 Juni 2016

Lebih baik dinikmati

Kehidupan?
Dari mulai dalam kandungan berumur 40 hari sampai ajal berpisah dari kerongkongan manusia. Itulah yang dinamakan manusia hidup.
Manusia hidup sangatlah bermacam-macam. Ada yang laki-laki, ada yang perempuan, ada yang tua, ada yang muda, ada yang kaya dan ada yang hidupnya cukup. Allah sang maha pemberi tak mau jika dikatakan memiliki ciptaan yang miskin. Sehina-hinanya seseorang di mata manusia yang jika dilihat dari duniawi saja Allah tak pernah menganggap ciptaannya menjadi miskin. Allah pasti mencukupi segala kebutuhannya.
Tinggal bagaimana kita bersikap diri kepada Allah, bersikap untuk slalu bersyukur atas apa saja yang sudah diberikan Allah selama kita hidup. Atas rejeki, kesehatan, ilmu, pendidikan, dan lain-lain. Yang terpenting kita harus bersyukur karena Allah menciptakan kita. Tidak mudah, dari sekian ciptaan Allah yang diberikan nyawa, Allah sudah memilih kita untuk menjadi seorang yang dipercaya untuk menjadi kholifah di atas muka bumi ini. Masih tidak mau bersyukur? Allah masih mau memberi kesempatan sampai ajal menjemput. Maha Suci Allah atas segala belas kasihan-Nya.
Sebagai wujud rasa bersyukur Allah memberikan ritual yang bisa membuat seorang hamba untuk bisa ingat kepada-Nya. Tak lain dan tak bukan dengan cara beribadah. Ibadah bukan semata-mata beban yang harus dipikul oleh ummat pemeluk agama. Tapi merupakan jalan yang dibuat oleh Sang Kholik untuk hamba-hambaNya sebagai sarana untuk bersyukur kepada Allah. Tak banyak yang menyadari.
Harusnya saat kita beribadah kita bisa menikmatinya. Bukan hanya menggugurkannya. Klo cuma mengugurkannya berarti kita tak dapat apa-apa. Boleh diibaratkan orang bayar pajak kepada negara. Setiap tahun warga negara wajib membayar pajak untuk negara. Demi keberlangsungan perekonomian dan kestabilan sebuah negara. Pajak digunakan untuk membangun infrastruktur sarana dan prasarana apa saja. Entah itu jalan, subsidi bagi yang membutuhkan dan masih banyak hal lagi, semisal kita cuma membayar saja tanpa pernah memanfaatkan atau menikmatinya kan yang merasa dirugikan kita sendiri. Toh pajak dari, oleh, dan untuk warga masyarakat.
Ibadah tak jauh beda, hanya sedikit yang perlu diluruskan, bukannya Allah meminta kita untuk beribadah kepadaNya. Justru jika kita ingin bisa menikmati apa yang ada dalam kehidupan selama ini, Allah menyediakan fasilitas yang berupa ibadah. Semakin banyak atau semakin seorang hamba nikmat dalam menjalankan ibadahnya, maka semakin nikmat pula dia dalam menjalani kehidupannya.

*nb: untuk kalimat terakhir aku kesulitan menganalogikan perumpamaannya. Makanya rada kurang nyambung. Tapi semoga ada yang berbaik hati mengingatkan, apalagi mau memberi analogi yang lebih pas.
Referensi yang dibaca kurang banyak. Bila banyak kesalahan mohon dimaafkan.

Jumat, 27 Mei 2016

Berlari

Bii..

Apa aku salah?
Saat aku membantu mengarahkan orang untuk meraih cita-citanya?
Memberitahu apa yang aku tahu kepada mu? Kepada kalian?
Dari dalam hatiku aku ingin membantu. Tapi aku merasa tak bisa
Terkekang.
Aku merasa tak bebas.
Padahal aku sangat ingin membantu
Apa hanya ego ku saja? Mengarahkan seseorang hanya untuk mengejar apa yang tak bisa aku kejar.
Aku benar tak menginginkannya
Aku hanya ingin membantu orang meraih cita-citanya
Dibenakku ada ketidaktahuan pada sesorang itu, dan ingin sekali aku memberitahunya.
Aku ingin bercerita tentang pengalaman dan ilmu yang aku tahu
Apa itu salah?

Apa karena aku tak menuruti perintahmu wahai pemimpin?
Hingga aku begitu terkekang. Aku tak dekat dengan mu sehingga kau memusuhi ku habis-habisan.
Kau jelek-jelekkan aku.
Mengadudomba layaknya penjajah belanda.
Bahkan kepada orang yang paling aku sayangi. Kau berani menjelekkan aku dihadapannya.
Dimana hati mu? Sudah mati kah? Iya hatimu benar mati untukku. Entah. Hanya tebakan semata. Aku juga tak tahu kau hanya sekedar memanfaatkan ku menuruti ego mu atau benar2 ingin membahagiakan orang seperti apa yang ingin aku lakukan.

Sudahlah. Mungkin semua hanya ego yang aku lakukan.
Biarlah aku kubur dalam2.
Aku malas lagi membantu. Karena slalu kau anggap itu hanya egoku.
Akan kukuburkan segera mungkin. Kalau perlu dengan adanya aku. Sehingga disini. Aku benar-benar takkan ada lagi.
Aku lelah. Dan aku tak mau dengan semua itu.
Itu bukan aku.
Aku terpaksa ikhlas.

Rabu, 18 Mei 2016

Separate Beds

Samar-samar aku ingat kembali waktu kapan kamu memberikan novel itu untukku. siang kah? atau sorekah? iya 3 buah novel yang tebal yang baru saja kamu beli, jauh-jauh ke kota. jujur aku kaget saat menerimanya, bagaimana bisa kamu membelinya? ku rasa aku orang yang paling mengerti tentang diri mu, yah itu sifat percaya diriku yang berlebihan, aku merasa paling mengerti tentang semuanya, sampai berfikir aku juga tahu tentang berapa kali kamu bisa jajan dalam seminggu. maaf, aku sangat sok tahu.
Gimana ya? aku bingung harus percaya atau enggaknya? awalnya aku hanya berfikir setelah sekian lama di asrama akhirnya kamu diberikan kesempatan juga untuk diajak bermain ke kota. kamu akan liburan dengan banyak teman-temanmu. hanya itu tak kurang tak lebih. aku sudah sangat senang mendengarnya.
saat kamu memberikannya kepada ku sungguh aku kaget, hey mimpi apa aku semalam? sesuatu yang tak pernah aku inginkan sesuatu dari kamu, tapi mengapa kamu malah memberiku lebih? apa ini yang dinamakan kebahagiaan? bisa memberi walau tak pernah menjadi harapkan? kamu?
tulisan dibalik sampul novelnya tersurat milik kita, berarti tak hanya aku saja yang berhak memilikinya tapi kamu juga? iya kan? terima kasih telah memilih aku untuk bisa menjaganya. bukan apa-apa, tapi yang namanya rejeki tidak mudah dicari, rejeki tak akan lari kemana, rejeki memang di tangan Tuhan, namun klo sudah menjadi rejeki aku harus menjaganya, karena Tuhan sudah menitipkannya untuk ku, akan ku jaga slalu, jika sampai hilang berarti aku telah menyia-nyiakan apa yang sudah diberikan Tuhan untuknya. Tuhan Maha Mengerti, dan itu yang aku imani.
hanya saja, aku tak bisa menempati janji, klo nggak salah aku sudah berkata untuk bisa membacanya sampai tuntas, suatu hari nanti bisa membacakannya untukmu, tapi,,, sampai malam ini, entah malam yang nggak tahu jumlahnya aku belum selesai membaca novelnya. masih sekitar setengah buku yang belum aku baca. tak banyak alasan. diriku memang aneh, pernah baca novel tebalnya sampai 400an halaman dalam semalam selesai, pernah lebih juga selesai dalam sehari. tapi semakin kesini aku banyak terbaca saat membaca novel yang kamu berikan. saat aku membacanya, seolah aku menjadi pemeran utamanya, padahal tak banyak kejadian yang ada di dalam novel bisa terjadi dalam kehidupan ku sehari-hari, hanya saja aku merasa, aku telah menjadi bagian di dalamnya. haha
baru beberapa halaman, air mata ku terurai, hati ini  tak mampu meneruskanya. seakan ia menghayati penuh dalam. ceritanya nggak menarik? sangat menarik. itulah kenapa aku bisa membacanya untuk berhari-hari meski sedikit-sedikit tapi yah begitulah rasanya.
...
sore tadi, saat kau tidur. oh bukan, kamu bilang tadi tidak tidur. nyatanya kamu sudah menulis satu halaman penuh. tapi aku tak mudah dibohongi, memang kamu tidak tidur, tapi sempat sejenak kamu tertidur :). wajahmu tak pandai menipu ku, rupa orang bangun tidur terlihat jelas, hehe maaf aku terpaksa membangunkan.
tulisan tadi aku baca, aku mengerti. kamu merasa lelah berada di asrama ini, dengan berbagai perlakuan yang mereka lakukan kepada mu. bagaimana mereka bertingkah, berbuat, berkata, sampai mereka cara mereka memandangmu. kamu merasa tak pantas mendapatkannya. mereka tak lebih sama dengan perompak yang suka mencaci tanpa pernah berfikir apa yang mereka lakukan sudah benar atau salah. ini bukan mendidik, ini hanya luapan emosi yang mereka punya. serasa saat mereka melakukanya, mereka adalah penguasa sejati, bisa melakukan apa yang mereka inginkan sepuas hati mereka. hanya saja, aku berpesan untukmu, sekedar mengutip tulisan dibuku, " kamu akan menjadi baik jika mau menerika apa itu kebaikan, tanpa memandang siapa yang menasehatimu, kamu bisa saja membenci orang yang mungkin ia telah memberikan kamu jalan yang lurus, karena kamu memandang cara dia menyampaikan bukan kepada apa yang ia berikan, tapi saat kamu menyadari sesungguhnya dari apa yang telah ia berikan, kamu akan tahu mana orang baik, dan mana yang hanya ingin terlihat baik dimatamu"
untuk kamu yang sedang berjuang, jangan patah semangat. tunjukkan kamu bukan orang pandai yang mudah takluk kepada orang yang banyak bicara.
aku menanti mu :-)

Selasa, 10 Mei 2016

Bandung edisi 3

Akhirnya semalam bisa tidur dengan nyenyak. Gak tahu deh perubahan atau kejadian yang terjadi disini. Hahaha
Ini tulisan ke tiga yang baru sempat aku lanjutin, mau nya sih cerita ne dibikin ringkas saja, tapi koq jadi panjang begini sampai muncul edisi ke tiga segala. Hmmm
Kemarin cerita ne udah sampai kawah putih, sekarang aku lanjutin deh cerita perjalanan ke trans studio bandung. Yeaaaahhh
Wuih? Keliatannya seneng banget mas? Iya, tujuan utama ke bandung ya ke trans studio bandung. Yang tiket nya mahal selangit. Tiket masuknya seharga 270rb -_-" lumayan buat nguras tabungan. Huaaaa hiks hiks
Padahal si wisnu bilang paling cuma 150rb. Eh koq melambung jadi 270rb. Hadehhh
Masuk ke trans studio sudah pukul 16:30, disambut gerimis. Bisa dibilang kita nggak bisa naik roller coaster, padahal pengen banget naik itu. Seluruh wahana trans studio sebenarnya berada di dalam gedung. Hanya saja roller coaster nya dibuat hingga menembus gedung. Makanya klo gerimis tidak boleh ada yang naik. Hmmm
Waktu memasuki loket masuk kita disambut mbak2 cantik berkostum ala negeri dongeng. Hihihi woyy mas shidiq nakalllll.. Oraaa oraaa. Aku mlebu yo mung mlebu tok. Hhmmm
...
Tiba lah kami di dalam gedung, gak gedhe2 amat. Kirain besar dan banyak sekali wahana ne. Haha wahana yang pertama kami coba yaitu Giant Swing, klo di cembreng ( yah perbandingan e cembreng? ya kan hampir mirip) itu kayak naik kora-kora. bentuknya giant swing adalah pengayun raksasa yang ada di dalam studio dan diputar-putar hingga pusing.seruuu banget, bikin kepala mumet, perut rasane juga kayak diobrak-abrik. tapi sayang, tiap giliran cuma di puter 1 menit doank... 
selanjutnya kami naik perahu di area lost word. serunya dimanaaaaaaa??? wo jangan salah, memang sih pertamanya cuma naik perahu saja, tapi nanti mengikuti alur, perahu dibawa naik sampe 2 kali, yang pertama sih nggak tinggi amat, diluncurkan breessss rasanya jantung mau copot.. muter2 lagi hingga tanjakan ke dua, nah mulailah adrenalin terpacu,, saat diluncurkan ke bawah rasanya kayak di lemparkan ke dasar jurang yang tinggi banget,, mau copot beneran deh jantungku.. pas sampai bawah.. blurrrr air menyembur.. kami basah semua.. huaaaaaahaha
... selesai naik perahu kami melihat ke sebelah ada yang namanya kong climb tau artinya? kingkong manjat, yupphs sesuai dengan namanya disitu disuguhkan wall climbing alias panjat tebing. sampai disitu masih ada anak-anak kecil mengantri, aku pun ikut mengantri. kebanyakan yang nyobain pada gagal, sejenak melihat lihat, untuk tebing no 5 kayaknya mudah, batu lompatannya masih utuh semua, tidak ada yang terlepas, mungkin aku nanti pakai yang itu. giliran ku tiba, sama mas mas penjaganya aku di pilihkan no 4 omaigattt, ada tebing yang miring, dan pas itu nggak ada batu lompatnya,, errgghhh.. sial.. bismillah aku mencoba, panjatan pertama terasa mudah. hahahaha.. lanjut ke beberapa panjatan mulai lah aku tiba di tebing yang aku bilang miring tadi, yak kesulitan mulai menjumpai. kedua tangan ku udah keringatan semua. aduuuhh. sejenak aku kebingungan, mau ambil batu ke nomor samping nya? nanti aku kesulitan kembali ke no 4? hanya ada 1 cara, aku harus melompat? whattt? nanti klo jatuh gimana? tenang tenang ada tali pengaman, paling klo gagal melompat ke batu loncat yang ingin diraih aku terjun bebas ke lantai, hahaha... aku ambil nafas, mencoba melakukan persiapan buat melompat, dan happpp hampir terpeleset.. tanganku hampir terlepas, aku berhasil meraih batu loncatnya. horeeeeee,, jantung udah deg degan setengah mati tadi,, untung untung.. hahaha.. luntuk bisa sampai puncak masih ada beberapa rintangan yang harus dilewati, tapi tidak terlalu menegangkan seperti yang tebing miring tadi, hohoho.. dan nggak sombong nih, yang berhasil menaklukkan tebing no 4 baru aku seorang, haha si wisnu nyobain juga gagal, padahal tiap hari dia ikutan fitness.. wkwkw
..
masih banyak wahana yang wahhh panjang klo harus diceritain satu per satu, singkat saja yak, habis di kong climb, ke wahana sky pirate, naik kapal kayak balon udara nanti memutari seluruh studio, bisa melihat semua wahana dari atas. lanjut ke vertigo, disini lumayan rese mbak-mbak e yang jaga, semacam domini putar yang bisa berputar 360 derajat, seruu perut rasanya kayak di kocok, kenapa mbak e bikin rese? karena pengunjunge sedikit, saat dari pengunjung ada yang minta diputer2 ulang mbak e langsung saja memencet tombol puternya, aduuuuhhhh mana posisi ku miring nggak ada pasangannya.. huauuuuuhuaaaa :'( turun dari vertigo langsung kliyengan kepalaku, hmmmm
...
lanjut ke rumah hantu, nggak ada yang seru, semua dimainkan serba robot. jadi udah tahu duluan, kan nggak seru. eh malah pas aku bersin si abid yang ketakuan gara-gara kaget. hahaha
terus ke ocean, lihat2 dunia bawah laut, ya cuma liat2 ikan2 doank.. ada sih disuruh pegang ikan hiu ukuran kecil tapi aku nggak melakukannya. hahaha
...
terakhir trans racing car, kirain kayak balapan mobil, ternyata cuma melaju di atas jalur aja,, aku gas sekencang mungkin, eh sebelum nyampe finis aku nabrak orang yang didepan ku. wkwkw aku dibentak2... hahaha
...
yah begitulah rangkaian wahana di trans studio bandung, mengasyikan meski penjaganya pada rese. hehe
singkat cerita liburan bandung meski banyak macetnya tapi banyak keasyikan yang aku dapet, nggak sepenuhnya terjebak di kemacetan, utung saja timing nya banyak yang pas, hohoho
 
udah dulu yak. untuk cerita lebih komplitnya bisa hubungi no dibawah ini. :-p
bye bye..

Weteng ku Luwe

to Diary
My Lovely

ehhheemmm,,
entah aku harus bilang apa, haha
rasanya hanya haru dan bangga untuk malam ini. selamat Yang. :-)

gimana? ada acara makan2 yang special buat aku nggak? syukuran donk, hihihi
dasar mas shidiq :-D biarin, wekkk
perlu di kasih hadiah nggak? eh, paling kamu gedhek2 klo ditanya mau nggak dikasih hadiah.. kamu sih memang begitu orangnya. hahaha iya deh iya, aku mengerti, hihihi

selamat selamat selamat... ahhh,, aku nggak bisa banyak berkata, cuma bisa senyum2 terus,, hahaha

Senin, 09 Mei 2016

Manja

Menulis jadi kegiatan yang baru aku geluti saat ini, nulis apa aja aja. Paling sering nulis cerita kayak yang sudah2. Hehe
Yang aku rasakan saat menulis aku bisa menceritakan apa aja yang ada di hatiku, rasanya bisa plong klo abis nulis.
Cuma gimana ya? Kadang saat kita menulis sesaat, klo tulisan yang jadi klo dibaca kembali pengen dirubah, tp nanti nggak original yak?
Padahal perasaan yang awal itu yang menunjukkan kejujuran yang sebenarnya. Klo yang sudah dirubah berarti udah gak asli. Makanya klo nulis males di rubah-rubah. Meski pengen. Cuma biarlah cerita cerita ini menjadi kenangan yang bisa aku baca kembali saat tua nanti.
...
Begini lah perasaan ku, tulisan ini yang bisa mengantarkan isi hati ini kepada mu bi..
Oh ya, baju item sama kerudung nya cakep banget. Cantik.Hehe, katanya kemarin nyobain make pasmina ya? Hahaha
Gimana? Belum bisa? Klo belum bisa nggak apa2. Kapan2 aku ajarin deh. nyari tutorial di google bi. Haha

Dapet juara 1? Selamat ya sayang :-) aku bangga sama kamu. :-*

Peluh

Selamat ya bi, atas kelulusan mu.
Untuk snmptn nya mungkin belum rejeki mu, jangan down ya. Bukan karena kamunya, harus diakui sekolah disini belum punya nama sama sekali di kalangan university, jadi meski nilai mu 100 semua masih mustahil kamu bisa diterima snmptn.
Jangan patah semangat, terus belajar, bagi aku yang belum bisa mengarahkan mu aku minta maaf, aku tak bisa apa-apa2. Hanya bisa berdoa semoga kamu khususnya selalu mendapatkan yang terbaik menurut Tuhan, apa saja. Ya rejeki nya, pendidikannya, kesehatannya, sampai teman bergaulnya. Aku tak mau kamu memikirkan jodoh dulu, belum saatnya, masa depan mu masih panjang.
Kamu berhak atas semua itu. Klo ada penghalang jangan pernah kau hiraukan, cukup orang-orang yang slalu support kamu yang harusnya kamu kasih penghargaan sebesar-besarnya.
Buat bapak dan ibuk kamu, beliau slalu sehat, tak pernah berkurang sedikitpun di wajah mereka. Setiap kali aku berkunjung yang ada hanya senyum yang manis dari waktu ke waktu. Aku senang mereka sehat dan bahagia. :-)

Maaf malam ini aku sengaja tidur lebih cepat dari biasanya, biasa jam 9 lebih sekarang abis isya pengen rasanya langsung tidur. Padahal tadi pak kepala bilang mungkin malam ini pengumuman kelulusan akan dibacakan. Tapi, aku enggan menyaksikannya. Seakan aku tak berhak melihat kebahagiaan kalian dengan para pengurus. Maaf ya bi. Aku terlalu egois...
Mata ku sejak tadi berurai air mata, tak tahu sebabnya. Entah karena terlalu lama memandang komputer, atau terlalu asyik maen game aku tak tahu, seharian kayaknya nggak ngidupin komputer dan juga tak megang hp yang ada nomer mu..
Waktu berdoa sholat tadi peluhnya tak terbendung. Aku tak tahan lama-lama di masjid. Pengen rasanya malam ini terlewat begitu saja. Pengen langsung pagi, bisa bekerja seperti biasanya.
Atau jangan2 mata ku minus? Butuh kacamata? Aaaa emooohh. Risi klo harus pake kacamata. :-(

Seharian kamu nggak mandi lagi ya? Sengaja kan? Ya begitulah kamu bii. Hahaha
Tidur dulu ya. Biar air matanya nggak habis. Hehehe

Minggu, 08 Mei 2016

Bandung edisi 2

Liburan ke bandung tak pernah lepas dari kata macet, setelah kemarin jalan-jalan ke pasar apung, farm house hingga ke de ranch.
..
Kali ini aku lanjutkan perjalanannya. Next ke kawah putih, yak salah satu objek wisata yang cukup terkenal di kawasan bandung yaitu kawah putih.
Bertolak dari de ranch sehabis ashar kami dari arah lembang langsung meluncur ke jantung kota bandung, mau makan dulu, udah seharian belum terisi nasi sama sekali. Kembung rasanya ini perut. Setelah muter-muter bingung nyari makanan, kami menemukan tempat makan yang rada bersahabat dengan kantong. Haha
Sebelumnya udah pusing muterin mulai dari kfc parkiran penuh, lanjut McD parkiran udah di srobot duluan sama orang lain, lah kan ada drive thru? Bukan masalah drive thru nya. Tapi nyari makannya yang ada stop kontak, bisa numpang nge-charge hp, hahaha
Udah bawa colokan panjang nih dari rumah budhe rum. Hehe
Thats,, makanya akhirnya di penyetan pinggir jalan, deket gedung sate. tanpa malu-malu hal pertama yang dilakukan nanya ke aa' nya bisa numpang charge enggak. Haha untung diuntung, akhirnya dibolehin sama aa' penjual nasi penyetnya. Alhamdulillah
Si wisnu sih, udah tahu hp nya smartphone semua malah nggak dibawain charge hp mobil. Kan rada ribet juga klo hp nya mati, sulit searching lokasi apalagi kami semua belum pernah ada yang ke bandung, tiap menit harus buka gps maps google. Hohoho
...
Selesai makan, baterai hp juga lumayan terisi, lanjutlah kami ke tujuan selanjutnya, kawah putih. Lokasi kawah putih terletak di ciwidieuy, sebuah perbukitan di sebelah selatan bandung. Jaraknya dari bandung nggak jauh, hanya sekitar 14 km aja. Sampe ciwidieuy sudah malam. Sekitar pukul 23:00. Banyak resort disana. Dan kami juga harus mencari penginapan di sana. Badan udahh capek semua, nggak memungkinkan klo terus istirahat di mobil, kasihan juga sang sopir. Gak ada gantinya. Hahaha
...
Mencari penginapan saat musim liburan bukanlah hal yang mudah, ditambah nyarinya waktu malam hari. Duuuhhh susahnya minta ampun. Setiap resort yang ditanya pasti jawabnya penuh, penuh, maaf aa' udah full booking. Yaahhh
Sempat mobil turun hingga daerah soreang siapa tahu disana ada penginapan. Eh nihil juga. Untungnya ada bapak-bapak ngasih saran untuk nyari penginapan rumahan di dekat kawah putih sekalian. Tancaplah gas langsung balik ke atas lagi. Behhh
Gak langsung dapet, harus ada negosiasi terlebih dahulu. Lihat2 mana yang nyaman, setelah ada bbrp penawaran wisnu nya ada yang cocok. Tp harga nya masih mahal. Ditawarlah, dari yang penawaran 750rb akhirnya bisa turun ke 500rb. Mayan.. Tp ya klo bagi aku masih mahal. Huaaaaaaa T.T
...
Menginaplah kami semalam. Hawanya sangat dingin dan aku nggak bawa jaket. Haha lengkap sudah penderitaan ku. Sengaja sih, soal e tiap hari udah makan Ac, nggak dingin2 amat selagi nggak nyentuh air aja. Hihihi
...
Bangun pagi. Brrghhhhh tebak sendiri seberapa dinginnya disana. Bangun masih males-malesan, persiapan mandi segala macem, barulah pukul 8 pagi kami beranjak ke kawah putih. Dari penginapan masih 2km lagi. Itu baru pintu masuknya. Kawah putihnya masih 5km dari pintu masuk. Hmmm
Ada 2 alternatif saat memasuki kawah putih, pilih pakai mobil sendiri atau naik ontang-ontang sejenis mobil angkot yang di desain khusus untuk jalanan naik. Kami memilih pakai mobil saja. Toh mobil nya cc gedhe, jadi nggak masalah klo melewati tanjakan. Brummm brummm
Sampai di kawah putih, cuaca masih cerah, pas banget. Serasa dunia dan seisinya mendukung kami berempat. Langit cerah, belum turun kabut. Hasil jepretan ya lumayan bagus. Di kawah putih cuma buat photo2 doank. Bagus deh. Tapi sama petugas dianjurkan nggak boleh lama-lama disana, berbahaya. Soal e kawah e mengandung belerang, nggak bagus untuk kesehatan.
Kami disana juga nggak berlama-lama, paling cuma setengah jam. Photo doank trus balik deh. Nyampe parkiran baru masuk mobil sebentar hujan lebat mengguyur.. Horeeeee
Untung pas kita tadi cerah, baru selesai akhirnya ujan deh. Saat itu masih banyak wisatawan yang baru nyampe dari bawah. Hahaha
...

Bersambung... Hehe
Lanjut besok lagi yakkk. :-)

Sabtu, 07 Mei 2016

Bandung edisi 1

Liburan kali ini berasa lama banget, 4 hari lamanya, sampe-sampe tabungan ludes, hahaha
Jiwa muda maklum lah, masih suka foya-foya. Belum punya tanggungan sih. Ya berharapnya gak kelewat batas aja. Hohoho
Setiap liburan berjalan tak pernah aku rencanakan, asline belum punya bayangan mau kemana gitu, eh ndelalah e kemarin wisnu nawarin jalan2 ke bandung, melihat bandung tak terlalu jauh, aku sih mengiyakannya aja. Masih masuk dikantong. Hihihi
Berangkat rabu sore, kami berempat kumpul di rumah budhe, ada aku, wisnu, abid, dan kiki (pacarnya wisnu). Jam 4 sore tepat kami melaju dengan mobil nya wisnu, honda crv yang borosnya minta ampun. 1 liter cuma buat 9km. Hiyuhhhh
Bertolak dari jogja kami memilih jalur selatan, melewati bantul, jl daendles, masuk kebumen, purwokerto, majenang, banjar, tasikmalaya, ciamis, nagrek, ciulenyi, bandung.
Jl daendles jalan ancur yang tak nyaman buat dilewati, tapi apalah buat, hanya jalur ini yang bisa dilewati, pertama-tamanya sih memang mulus jalannya, tapi mendekati pantai glagah jalannya serasa tak terurus, hancur kayak ampyang. Huaaaa
Badan terasa remuk saat melintasi jalanan daendles, tapi semua terbayar saat tiba di daerah ambal, yak yang terkenal dengan satenya. Yummmyy. Hihihi
Dengan membayar 28rb @orang nya kami bisa menikmati hidangan sate ayam yang dagingnya behhhh gedhe2 banget. Dan yang membedakan yaitu bumbunya, rada beda daripada sate-sate biasanya. Ada campuran tempe di sambelnya.
Lanjut perjalanan, sampai majenang tak ada satupun yang special untuk diceritakan kecuali teringat dulu pengalaman waktu ngerjain skripsi. Kurang tanda tangan penguji, yang mana saat itu pengujinya baru pulang kampung menemani ibuknya yang sakit, aku sama temanku dibela-belain naik sepeda motor kesana hanya untuk sekedar minta tanda tangan behhhh... 9 jam perjalanan diatas jok motor.. Pedesss kayak sambal balado..
...
Perjalanan berlanjut, hanya wisnu sendirian yang masih kuat untuk menyetir mobil, aku dan yang lain sudah bergiliran tidur ngorok di dalam mobil, jalanan dari majenang sampai nagrek penuh liku, dan macetttttlah waktu sampai di nagrek. 3 jam berkutat hanya mampu menempuh perjalanan 3km saja. Ampuuuunnn
Menjelang waktu subuh kami menepi untuk istirahat sejenak, ada mushola kecil disana, kami sholat. Badan pegel2 semua. Kemacetan belum usai. Ya Tuhaannnn
...
Menunggu sejenak, si wisnu udah mulai garang lagi, tapi 1 semalam lupa mampir ke toko buat ngisi amunisi. Ya elah.
Akhirnya perjalanan kembali dilanjutnya. Lumayan sudah agak terbuka macetnya.
Ramai lancar. Semua perut pada keroncongan, kami tengok kanan dan kiri siapa tahu ada alfa atau indo yang sudah buka pagi itu... Akhirnya tak jauh dari mushola kami menemukan alfa yang sudah buka, di jawa barat toko-toko semacam itu tidak bukak 24 jam kayak di jateng. Jadi agak menunggu siang dikit baru ada yang buka. Amunisi terisi kembali. Siap untuk melanutkan perjalanan.
...
Pukul 10 pagi, kami baru sampai di bandung. Belum sarapan, hanya ada bekal roti yang tadi sempat di beli di alfa. Sampai di bandung kami tidak serta merta berhenti, berjalanan masih berlanjut ke daerah lembang, tujuan pertama kita pasar apung alias pasar kemambang. Hahaha
Dengan menyusuri jalanan yang di sarankan di google maps kami menempuh jalan pedesaan, tidak lewat jalan utama, hancur sih, tapi setidaknya tidak kena macet.
Tiba di pasar apung pukul setengah 12. Kami baru bisa mandi, airnya behhhh dingin banget kayak air es.
Oh ya tiket masuknya pasar apung lembang 20rb per orangnya. Tambah parkir untuk mobil 10rb. Hhmmm
Semuanya serba duit deh klo dibandung.
Di pasar apung kami disajikan pemandangan yang indah, banyak jajanan khas indonesia dijajakan disana. Tapi semua berbayar, hahaha duit maning son son.
Para pedagang berada di kapal-kapal yang lengkap dengan jajanan masing-masing. Kapal-kapal nya kecil, mirip kayak toko kaki lima, hanya saja berada diatas kapal. Banyak banget, wisatawan juga padet banget, kebanyakan cuma dari jakarta. Sejak tadi tak menemukan satupun dari wong solo, atau wong jogja.. Lahhhh :-D aneh aneh wae kowe ki mas. Kumahak atuhhh...
...
Selesai dari pasar apung kami bertolak menuju ke farm house, semacam rumah antik atau bangunan antik tempat kita bisa berfoto2 ria. Bagus, mungkin memang didesain untuk wisatawan yang ingin berfoto. Dengan nuansa bangunan kuno, dilengkapi dengan gaya klassik menjajakan susu dan jajanan semacamnya, keju dan blognaise.
...
Lanjut ke "de ranch" tempat kita bisa berdandan ala koboi, kita bisa menunggang kuda dengan topi koboi disana. Tapi sayang, sejak di farm house aku kehujanan terus, cuma gerimis sih. Tapi bikin kepala pusing, akhirnya di "de ranch" aku tak keluar dari mobil cuma mereka bertiga yang naik kuda. Aku males. Rasanya berslonjor di mobil merupakan hal yang paling enak saat itu...
...

Bersambung.. Capek nulisnya. Lanjut besok malam. Bye bye

Selasa, 03 Mei 2016

Iri

Bi..
Maafkan,
Akhir-akhir ini aku merasakan sesuatu yang aneh dalam diri aku.
Kepadamu
Hati ini gelisah saat dirimu bercanda dengan teman-teman mu. Bodohkan aku? Bercanda dengan teman sendiri bisa-bisanya membuat hati gelisah.
...
Susahnya mau bilang aku cemburu, iya mungkin itu yang baru aku rasakan. Semakin aku beranikan diri mendekati kamu saat bercanda dengan teman mu aku kira awalnya aku bisa ikutan senang, ternyata malah sebaliknya. Iya sejenak aku bisa merasakan senang. Tapi setelahnya aku jadi merasa bersalah.
Hati ini iri kamu bisa bergurau dengan yang lain sepuasmu, tapi tak pernah jika dengan ku. Untuk saat ini.
...
Ego ku baru memuncak, sering membawaku tak sadar, kamu masih terbelenggu jika harus dekat dengan ku saat ini. Lama rasanya menanti belenggu itu lepas. Hahaha
...
Aku ingin ada sesuatu yang bisa menjinakkan ego ku saat ini. Tapi apa? Semakin hari semakin bertambah ganasnya. Haaahhh
...
Ego ku pengen mendengar cerita-cerita dari mu. Pengen terus melihat senyummu. Pengen melihat kamu selalu bahagia. Pengen menjadi orang yang selalu bercanda dengan mu.
...
Sulit, harus kuakui.

Maaf aku hanya bisa bercerita disini. Mau cerita sama siapa? Aku malu. Mau titip salam rindu? Takut orang lain tahu.

Mungkin aku kangen banget sama kamu, sampai begini yang terjadi padaku.
Maaf ya, hati ini memang suka mengadu. Apalagi jika tentang kamu.

Minggu, 01 Mei 2016

Cahaya

Jauh di dasar hati, masih bersembunyi tabir yang gelap
Lelah melangkah sendiri, habis daya untuk mencari
Mencari sesuatu yang berada dalam luasnya kegelapan
Bila masih ada harapan, Masih adakah meskipun itu sangat kecil?

Sepanjang kita masih hidup
Tanpa di sadari kita akan ada sesuatu yang hilang dalam diri kita
Diselimuti sesuatu yang tak tampak, yang tak pernah kita ketahui
Ketika akhirnya semua hilang, air mata pun enggan menetes

Sadarlah!!!

Hari akan terus berubah
Kita sering tak menyadari indahnya langit biru
Selalu menemani kita saat melangkah
Hati kan terus berdetak,hingga temukan ritme kehidupan, layaknya bunga mekar di musim semi

Hidup kita, kita yang jalani
Mengembara sampai ke ujung bumi
Bersamamu ku mulai perjalanan ini
Mencari cahaya
Kita berjalan bersama
Membuka tabir yang gelap

Sabtu, 30 April 2016

Senyum

Sudah beberapa bulan tak berkunjung ke rumah si bintang, bukannya tak sempat, tapi bingung disana mau ngapain, lebih tepatnya bingung nanti mau ngobrolin tentang apa.
Sore tadi akhirnya aku berkunjung ke sana juga. Sudah tak ada kerjaan dikantor, tambah bingung lagi mau ngapain. Ahh iseng-iseng jalan2. Nanti klo berani aku coba mampir.
Hal teraneh yang pernah aku alami, mungkin teraneh di dunia. Berkunjung ke rumah orang, yang mana orang yang dikunjungi jarang sekali berada di rumah, klo aku kesana bertemunya dengan kedua orang tuanya. Sebenarnya hanya perasaan canggung yang muncul, tapi seiring seringnya kesana. Canggung atau apalah itu menghilang sendiri. Bukan tipikal diri ku mudah bersosialisasi dengan orang lain, entah kenapa mudah sekali akrab dengan kedua orang tuanya. Yang aku ketahui, mereka baik kepadaku. Mungkin itu yang mudah membuat diriku akrab.
Biasanya klo maen kesana aku mampir dulu ke ladang. Tempat dimana aku bisa melihat hijaunya pepohonan dan tanaman-tanaman palawija, ditambah lagi dengan latar gunung disisi timur membuat pikiran yang biasa suntuk dikantor dengan segala hitung-hitungan dan angka-angkanya menjadi fresh seketika.
Kebetulan tadi sore ortunya sedang ada acara, jadi hanya mampir sebentar, sekedar menanyakan kabar itu saja. Alhamdulillah masih berkutat dengan kesibukan mereka tanpa berkurang satu apapun, sang bapak ngisi hajatan kemana-mana, dan ibuk sumringah banget klo pergi ke pengajian. Kebetulan tadi ada acara rutinan pengajian, jadi sejenak numpang sholat, trus ibuk minta bareng ke masjid, sekalian deh aku nganterin lanjut pulang.
Oh ya ada 1 lagi, sang kakak, haha.. Hehhh, ketawa muluk klo denger namanya. Emmm kayaknya sih dianya mau jalan-jalan sama temennya, tadi waktu bapak minjem motornya ndak boleh, mungkin dianya mau kongkow-kongkow tadi. Hihihi

Kamis, 28 April 2016

Senang

...
Sejak tadi dering telepon andre terus berdering, dia sengaja tak mengangkat telepon nya itu, karena dia tahu jika telepon itu ia angkat maka akan terdengar suara perempuan yang bakal ngomelin dia seharian penuh.
Masih jam 8 pagi, lalu lintas tak sepadat hari-hari aktif seperti biasanya, hari sabtu memang enaknya buat istirahat. Itu yang sebenarnya pengen andre lakukan. Tapi pekerjaan menghalanginya. Hanya sehari dalam seminggu yang dia bisa gunakan untuk berkumpul bersama keluarga.
Melihat sekeliling ternyata tak hanya andre yang terjebak keadaan seperti itu, masih ada beberapa kawan-kawannya di balik dinding kaca.
...
Telepon masih berdering tak ada matinya, membuat andre juga rada jengkel dibuatnya. 23 panggilan tak terjawab sekilas andre melihat layar kaca teleponnya. Terpaksa dia angkat. Langsung terdengar suara manja namun penuh amarah disaluran teleponnya. "Sayaaaanggg, kenapa teleponnya nggak diangkat-angkat? Sengaja kan? Klo sabtu begini kan kerjaannya nggak terlalu numpuk, awas ya!!!" Gertak suara perempuan di sambungan telepon. Andre hanya tertawa cekikan, tak menjawab secara langsung malah dibalas dengan ketawa geli sambil meletakkan telepon di samping kiri wajahnya...
"Kenapa tadi nggak bangunin aku yang? Gitu ya? Awas, nanti sore gak bakal aku masakin nasi lagi. Salah siapa ninggal-ninggal aku sendirian di rumah! Mana nggak pamit. Hhmmm
...
" hehehe.. Hahaha.." Andre tertawa dengan puasnya. Dia sengaja membiarkan istrinya masih terbaring di kasur saat dia berangkat kerja tadi, matahari sudah meninggi, tapi istrinya belum bangun. Mungkin dia capek. Makanya sering dia tinggalkan istrinya seorang diri dirumah, dia nggak tega mengganggu mimpi indah istrinya. Semalam istrinya pulang agak larut, seperti hari-hari biasanya menjelang weekend, dia harus menyelesaikan segala urusan di kantornya. Makanya andre tak pernah mengganggu istrinya jika masih ada ditempat tidur seperti tadi.
...
"Tadi nggak sarapan yang?" Tanya sang istri. "Sarapan dek, habis banyak koq!" Hla koq makanan dimeja nggak ada yang berkurang yang? "Iya tadi cuma banyak minum susu sama air putih. Hahaha..
" awas ya klo nanti balik dari kantor. Gak aku masakin sekalian, yayang begitu sih". "Eh kamu belum mandi ya yang?" Tanya andre. "Hehe belum yang, ni masih kucel. Hahaha.." Jawab sang istri. Wuuuuu" gerutu andre.
"Yang!"
"Apa?"
"Adek bobok lagi aja ya,masih ngantuk, hehe"
"Hmmmm, iya deh iya. Tapi jangan lupa nanti masakin buat aku yak! Haha"
"Ogaahhhhhhhh, adek cuma mau tidur-tiduran seharian di rumah, gak bakal masak-masak dan juga mandi"
"Joroooookkkkk yang"
"Biarin yang, mumpung kamu nggak di rumah. Wekkk"

Percakapan ditutup, andre meletakkan telepon gengamnya di atas meja. Dia berniat pulang cepat. Pengen segera merasakan weekend.
Pulang dari kantor andre mampir di sebuah swalayan yang menyediakan berbagai jenis makanan, dia memesan 2 buah nasi dengan lauk telor mata sapi.
...
"Bintanggggggggg, bukain pintunya sayang. Aku udah pulang nih"
"Lewat pintu belakanggggggg" terdengar teriakan dari dalam rumah
Andre menyusuri rumahnya. Baru sampai jendela kamar utamanya, tiba-tiba jendela terbuka. Guling besar melayang tepat diatas kepalanya di sambut wajah lusuh istrinya yang sejak tadi tak keluar dari kamar.. "Aduuuuuuoooohhhhh" andre mengusap2 kepalanya.

Rabu, 27 April 2016

Kaget

Kamis, aku terbangun dari tidur, belum ada suara apa-apa seperti biasanya. Aku cek jam di handphone ku, astaga baru pukul 00:38 malam.
Aku keluar dari kamar, pengen buang air. Pintu kamar ku buka, astaga beberapa tikar masih berserakan di depan kamar. Sebelum tidur digunakan anak-anak nongkrong di depan situ ternyata belum dibereskan, ada 2 tiker, yang satu sudah tergulung rapi, yang satunya masih seperti keadaan sebelum aku tidur.
Reflek ku langsung melipat tiker tersebut, aku rapikan bersama satunya. Aku lanjut ke kamar mandi menuntaskan misi.
Keadaan sunyi senyap, hanya terdengar suara mp3 yang ku putar dari youtube, akhir-akhir ini baru suka mp3 ini, entah kenapa, biasane bosan klo dengar dari horn masjid atau sebagainya.
...
Belum kembali menapakkan kaki ke kasur, ada 2 anak keluar dari gank samping. Ehhh jam segini? Habis pada ngapain? Tak beberapa lama kemudian disusul yang lain, astagaaaaa.. Total dari mereka 19 orang. Beserta 1 orang yang sering bintang sebut setiap malam harus berhadapan dengan nya...
...
Sampai jam segini... Mau bilang kasihan? Katanya itu untuk pendidikan mereka. Biarlah... Mereka kelak bisa jadi orang hebat ditangan sang dwi...
Amin

Lampu di aula masih terlihat jelas belum mati, masih ada beberapa orang disana. Mungkin persiapan mau tidur setelah ya habis menghadap sang dwi. Mungkin..
Bbbbbtttt.. Tiba-tiba lampu dimatikan, masih ada lampu-lampu bersinar dari lantai, beberapa lampu layar menyorot jelas ke arah dinding-dinding aula. Ternyata..
Yah, aku baru tahu sekarang. Tak perlu ada yang ku cemaskan, saatnya kembali ke kasur buat tidur. Besok pagi banyak kerjaan. Harus menemani sang partner ke kantor imigrasi...
Ada nasabah yang masih bingung belum bisa menyelesaikan administrasi, padahal bentar lagi akan menunaikan ibadah ke tanah suci, semoga lancar..

Jalan

Hampir setahun berjalan, waktu berlalu sangat lambat untuk menunggu saat-saat bisa bertemu nanti, sangat cepat ketika melihat apa yang sudah terjadi.
...
Dari sekian kejadian yang sudah terjadi, aku mempunyai dua pilihan: harus menyesalkah aku? Atau harus bersyukurkah aku? Aku memilih keduanya. Menyesal untuk semua kejadian yang membuat diri ini merugi, supaya di kemudian hari aku bisa berbenah diri. Bersyukur atas apa yang terjadi, dibalik masalah, ujian, suka maupun duka semua pasti ada hikmah yang bisa diambil, (seperti yang dibilang orang bijak) karena aku belum bisa bijak bijak, maka saya hanya bisa mengutip pernyataan beliau-beliau itu. Hahaha
...
Mau sedikit mengulas cerita yang terjadi. Boleh nggak ya? Mungkin akan membuat seseorang jengkel mendengar kisah2 ini. Apalagi kisah ini dengan sudut pandang pribadiku sendiri. Tak ingin memasukkan dari sudut pandang dia. Aku memang tak tahu banyak, dari pada aku memasukkan tapi ternyata sudut pandang yang aku masukkan salah menurutnya, berarti itu bukan sudut pandang dirinya. Melainkan diriku yang seolah-olah tahu isi hati nya. Ya memang aku sok tahu, suka pamer, suka usil. Hahaha #tawajahat
...
Pertama kali kesini tak pernah ada niatan untuk mengenal yang namanya cewek, bukan tak ada niatan, memang keseharian ku tak pernah yang sebelumnya terlintas seorang cewek dibenakku. Berteman sih juga ada ceweknya, tapi hanya sekedar berteman, main kesana-kesini ya biasa saja, nggak tahu tuh yang namanya cinta atau sayang2an... Ciyeee.. Loh? Dasar
...
Singkat cerita kenallah aku dengan bintang, bintang kecil di langit yang biru, amat imut rona di wajahnya. Ahaha
Waktu itu baru ada semacam praktek2 memasak, aku belum kenal, hanya sebatas tahu. Dia nya belum tahu siapa diriku. Pemuda hitam tapi sok tampan. Asyeeeekkkk..
Pernah sekali masuk ke kelasnya, hanya sekedar berkenalan, mereka semua kenal aku karena hanya diriku sendiri dihadapan dia dan teman-temannya. Tak ada satu orang yang ku kenal. Hahaha ciri khas diriku yang mudah lupa akan nama sesuatu, meski masih ingat wajahnya tapi mudah lupa namanya..
Hari demi hari, ada yang namanya sosialisasi kecil-kecilan, aku kebetulan satu kelompok dengannya. Aku ditunjuk sebagai orang yang membimbing mengajarkan bagaimana cara menyusun dan melaporkan keuangan yang baik dan benar. Awalnya kikuk, aku yang tak pernah belajar tentang itu kenapa pula aku yang ditunjuk. Aku paksakan belajar duluan sebelum aku tularkan. Hihihi
Memasuki bulan suci, aku ada kegiatan bersama teman-teman ku diluar. Tapi entah kenapa ada keinginan kembali ke kantor pada hari itu, ada kerjaan kantor yang tak bisa dilakukan teman kantor ku. Terpaksa aku balik sebentar. Meninggalkan kegiatan diluar tadi. Tak sengaja bertemulah dengan bintang. Tak sengaja pula aku dapat nomornya. Ndelalah ndelalah..
Sedikit demi sedikit ada obrolan tentang diri masing-masing. Sebatas mengenal. Tak lebih jauh..
Ketika liburan aku bertemu dengannya. Untuk sekedar makan bersama. Sepulang makan aku sempatkan bermain ke rumahnya, bertemu orang tuanya, kenalan. Bener-bener kenalan. Ahihihi
Waktu berjalan...
Hari demi hari semakin dekat, saking dekatnya sampai lupa batasan. Ya namanya anak muda, memang mudah kelewat batas... Wajar? Tak sepenuhnya benar. Memang ada aturan tak tertulis disana yang menurutku silakan dijalankan, tapi mohon untuk tidak melanggar...
Tak bisa aku ceritakan detailnya sperti apa untuk yang satu ini. Setiap kali teringat hanya tetes air mata yang terurai dari kelopak mata ini. Hmmm
Hingga sampai hari ini, hari dimana aku sudah banyak belajar tentang apa yang namanya saling mengenal.
Saling bersikap. Saling berhadap.
Seakan setahun yang terjadi seperti seluruh ujian dalam hidup sudah dijalani, padahal di kemudian hari masih banyak yang akan terjadi, tapi dengan adanya saling bersikap, saling berhadap kini aku tahu yang namanya saling percaya, saling mengerti.
Karena mengenal saja tak pernah cukup untuk bisa mengerti tanpa pernah mau menyikapi semua masalah yang terjadi... :-)
...
Dewasalah diri ini lebih cepat dari waktunya. Alhamdulillah.

Senin, 25 April 2016

Rasa

Rembulan tanggal 17, sudah tak seperti tanggal 14 ato tanggal 15 kemarin. Bulan purnama memang membuat tentram di hati klo dipandang. Klo aku suka mandangnya klo udah di tengah malam. Kenapa? Mandangnya bisa sambil tiduran di halaman dengan alas tiker ato pakai kursi malas, haha
Nggak cukup itu, harus dengan langit cerah trus tanpa ada awan ato berkabut, nggak asik.. Ganggu pemandangan.
Jika kamu tahu? Klo bulan purnama trus pas tengah malam, jam 12 nanti cuma kelihatan bulan purnama sama 1 bintang doank yang bakal terlihat. Bintang2 yang lain meredup, bisa dikatakan cahaya mereka hilang ditelan cahaya rembulan tapi tidak dengan bintang yang satu itu...
Nggak percaya? Silakan dicoba..

Saat saat purnama adalah saat yang tepat untuk merenung, bukan melamun hlo ya! Klo melamun kan kayak orang gila, klo merenung kan orangnya berfikir, berfikir yang baik, berfikir yang jernih dan juga bisa memikirkan yang jahat-jahat. Hahaha itu edisi klo lagi kesurupan, makanya jangan banyakan menyendiri. Hahaha

Mas mas, tumben bikin tulisan? Iya tadi sore soalnya dapet request buat nulis, makanya aku paksa2in nulis di blog. Secara naluri, klo diri ini sebenarnya nggak pandai2 amat dengan namanya mengarang cerita, apalagi klo harus mengarang yang tak pernah aku alami, sulit pake banget. Justru klo hati sedang gak ada masalah ato sedang senang malah sulit bikin tulisan, mau bikin tulisan itu malah males banget.. Tahu kenapa? Aku juga bingung. Aneh.. Haha
Bikin tulisan klo aku paling kenceng pas waktu ada masalah, atau sedang sedih. Apa ya? Kayak hati saat itu mengerti apa yang harus ku tulis, mengalir begitu saja. Dan anehnya lagi dari segi kualitas mengena atau tidaknya dalam hati pembaca justru yang tulisan saat sedih itu yang bernilai bagus.. Eh bintang, bukan berarti aku pengen sedih terus ya!! Please... Jangan bikin aku anyel meneh, andai engkau tahu, tiap kali dikau cemberut ke aku, hati ini serasa tergerus, muncul sekali banyak pertanyaan yang aneh2, semacam apa aku jahat? Apa aku nggak peka? Apa aku kurang baik? Kurang perhatian? Atau... Ah sudahlah.. Aku nggak mau terus terusan larut dalam kesedihan, bolehlah sedih sesekali tapi jangan terus menerus, lama-lama hati ini rontok taukkkk.. Yak yakk, senyum terus yak ke aku. Hahaha :-D

Oh ya, klo boleh bilang, akhir-akhir ini koq malah aku ya yang sering ngimpiin bintang. Tenan, suwerr.. Aneh saja, padahal dulu jarang banget. Paling sebulan sekali.. Apa???? Ah, tau ah.. Nggak usah bilang2. Hahaha.. Nanti kamu ge'er lagi...

Oh ya bintang, masih inget dengan detective ruslan? Sudah lupa ya? Ya udah deh.. Sampai saat ini dia masih bingung mencari-cari sesuatu tentang kamu, sebenarnya dia pengen jual mahal, diem2 hanya mengamati keseharian mu, tapi ujung2nya dia gagal, sering ketahuan mengamati dirimu, hahaha
Kayaknya nggak cocok yak jadi detektif? Mmmm mungki jadi pinokio aja klo ketahuan bo'ong nanti hidungnya jadi mancung kayak turis2. Wkwkw

Mau denger kata romantis? Semacam bapak kamu tukang tambal ban ya? Koq tahu? Iya karena kamu telah menambal lubang di hatiku.. Basiiiii

Tau sendiri aku nggak romantis, hanya orang yang suka menyendiri, mengagumi seseorang yang selama ini aku suratkan dalam tulisan tulisan konyol ini. Aku sih pengennya dia yang terus menjadi tokoh utama di semua tulisan ini. Tak peduli ada yang baca atau tidak, karena tujuanku menulis bukan hanya untuk jadi populer layaknya tere liye atau jk rowling, hanya sekedar mengurai berbagai masalah yang mengusik hati, dan itu yang membuatku cinta menulis.

Kamis, 14 April 2016

Pasangan

Untuk bintang yang selama ini aku kagumi...

Apa kabar?
Pasti udah lama nggak buka blog aku ya?
Iya aku tahu kamu nggak ada waktu, dan juga nggak ada kesempatan..
Memang, hidup di pondok kayak gini banyak banget yang nggak sesuai keinginan. Maunya begini sama pengurus disuruh begitu. Semua serba terbalik

Maaf, aku menulis malam ini posisi lagi nggak dipondok. Baru ditempat yang ramai sekali, tapi aku sendirian, nongkrong tak berteman. Iya, tahu sendiri aku orangnya susah bergaul, tak pernah kumpul bareng sama teman2 pondok.

Maaf ya bi, saat ini aku merasa sedang aneh, aneh aja, entah kenapa klo mau ngobrol sama kamu ujung2nya aku slalu kena marah sama kamu? Sering bikin anyel lah, sering bikin dongkol lah dll
Yang paling aku rasakan bodoh yaitu klo aku mau ngebahas masalah kuliah kamu, aku tahu ujung2 aku yang akan menjadi orang yang disalahkan, aku tahu itu, tapi entah kenapa aku pengen banget menanyakan hal itu padamu bi..

Yang tak pernah terpikir olehku, kamu senang orang lain menyuruh mu untuk melakukan apa yang mereka inginkan, tapi saat kamu melakukannya kamu tak bisa, trus minta bantuan ke aku, dan saat itu mungkin aku nggak bisa melakukannya, koq malah aku yang jadi orang yang disalahkan?

Maaf ini harus aku sampaikan, bukannya aku mengeluh, tapi aku ingin membuka cara berpandang mu saja bi..

Aku nggak mau menjadi orang yang slalu salah dimata mu, memang aku nggak bisa melakukan semua yang kamu pinta, tapi sedikit demi sedikit aku mencoba untuk melakukan yang terbaik, yang aku bisa lakukan untukmu.

Seringnya aku bikin jengkel karena aku kangen sama kamu, dan karena aku bodoh aku tak tahu harus melakukan apa makanya aku malah sering berbuat yang aneh2 yang bikin kamu jengkel. Harusnya bisa romantis kayak orang2 lain ya? Haha
Embooohhh bi bi..

Saat ini aku hanya ingin sendiri, sampai kamu bisa tersenyum lagi :-)

Senin, 04 April 2016

Godaan dalam ujian


Hari pertama si bintang ujian kelulusan sekolahnya, akhirnya bentar lagi dia kuliah juga. Oh ya, ujian menurutku phase yang paling berat dalam hidupku. Kenapa? Banyak sekali godaan yang akan muncul saat ujian berlangsung, dari aku yang harus banget-banget menjaga sikap, supaya bintang nggak kepikiran akan ulah ku yang kadang bikin dia senang, seringnya bikin dia khawatir, hihihi.. Itu yang paling aku cemaskan. Aku benar-benar harus menjaga sikap, apalagi kejadian seminggu yang lalu yang kayak gitu. Klo terulang lagi ahh bisa-bisa dia nggak ngerjain ujiannya. Nah looohh..
Aku juga tak bisa mendekatinya, paling berani cuma menatapnya dari jauh, mau menyapa? Takut seakan itu dosa besar. Hadehhh
Tadi sore saat aku balik dari kantin tak sengaja pandangan kami bertemu, rasanya? Seperti setahun nggak bertemu. Untuk mata ku yang sudah mulai melemah pandanganya ini, yang aku tatap hanya senyumnya dari jauh. Biar sama tetapi aku yakin itu senyuman untuk ku. Bukan expresi-expresi yang lain. Hahaha
Pede luuu,, biarin. :-D
Beberapa hal yang aku takutkan untuk ku perbuat: pergi saat dia belajar, entah hanya sekedar beli bensin pun aku tak mau melakukannya. Klo untuk urusan yang begituan mending aku lakukan waktu jam kerja aja. Sekalian dines ke bank atau sekedar ngecek saldo atm. Klo pas dia belajar sore hari, aku lebih memilih mendekamkan diri di ruangan pribadiku.
Ada yang lain, menjaga untuk tidak berkomunikasi dengan cewek lain. Entah sekedar menyapa atau menegur untuk saat ini tak aku lakukan, biasanya aku yang banyak omong, sedikit aku rubah menjadi pribadi yang kalem, hahaha
Kayaknya cuma dua itu yang aku cemaskan.
Semoga ujian nya lancar, dan untuk aku semoga tabah menghadapi godaan-godaan yang ada. Ahahaha
Amin

Sabtu, 02 April 2016

Sabar

Bentar lagi ujian nasional akan dimulai, tepatnya 2 hari lagi. Malam ini malam minggu, malam biasa aku bisa melihat bintang dari kejauhan. Tapi, untuk malam ini hingga 5 hari kedepan, aku ingin bersabar sejenak. Sepenuhnya ku percayakan pada bintang, untuk saat ini hanya doa dan semangat yang bisa aku berikan. Biarpun aku orangnya nggak paling betah untuk mengganggu orang lain, tapi untuk urusan kali ini aku hanya ingin mendukungnya, meski cuma dari jauh. Aku harap doa ku dikabulkan.
Klo ditanya bagaimana rasanya?
Berat, begitu berat...
Tapi lebih berat lagi bila aku memaksa untuk menggangunya, ujiannya terganggu beneran, dan klo dia dapat nilai jelek gara-gara aku ganggu, itu yang paling tidak bisa aku maafkan.
Kalau sudah beneran suka, paling susah yang namanya misahin antara ego dan rasa sayang. Banyak yang bilang klo sayang harus mengorbankan segalanya. Mengorbankan segalanya atau hanya pengen melihat wajahnya saja, supaya hati mu senang?
Klo masih pengen membuat hati sendiri senang itu berarti masih mementingkan ego. Tapi klo bener-bener perhatian, maka harus tahu kondisi kondisi yang sedang ia alamin. Semisal saja besok senin mau ujian nasional, ya support dia dengan doa donk, semangatin doanya. Tunjukkan klo kamu baik-baik saja. Klo perlu tambah rajin sholatnya biar Tuhan juga tambah sayang pada kita, dan juga sayang sama orang yang kita sayangi. Jangan malah dikirimin aneh2. Menggangu pikirannya lah, nanti nggak bisa konsen.
Rindu? Hanya sebentar, nanti klo sudah selesai ujian nasional mau bertemu tiap hari silakan. Tapi untuk kali ini, aku harus bersabar, klo dia senang kan aku juga yang ikut senang...
Selamat menempuh ujian nasional bintang!!!
I support you. Go go go!!!

Jumat, 25 Maret 2016

Pulih

Didiamkan selama seminggu, ah rasanya sudah kayak mayat hidup. Tubuh nggak sakit, tapi selalu merasa gemetar. Aku nggak tahu apa itu namanya.
Akhirnya ku coba untuk berani menanyakannya. Dimana salahku? Kalau terus begini. Hanya pikiran kotor yang slalu menyelimutiku.
Ku beranikan bertanya hanya ingin tahu isi hatinya. Butuh keberanian memang. Tapi harus aku lakukan. Kalau nggak, masalah ini tak akan pernah selesai dengan sendirinya. Hanya butuh sedikit untaian kata untuk bisa saling mengerti.
Melihat dia tersenyum lepas kepadaku lagi sungguh melegakan. Masalah kemarin bisa dikatakan salah paham belaka. Tapi sudah lah, aku tak mau membahasnya. Yang penting aku sudah bisa melihat senyum cerahnya lagi.
Jadi inget pertama kali, kenapa aku bisa suka sama dia. Bikin ketawa ketiwi sendiri. Hihihi
Sekarang dia udah gedhe beneran, lebih cepat dewasa dari yang pernah aku bayangkan. Keren...
Jadikan pelajaran.. :-)
Terima kasih bintangku. Terima kasih telah menerima diri ini yang sangat telat mikir (telmi) untuk mengerti keadaanmu. :-)

Kamis, 24 Maret 2016

Takut salah

Fokus UN dulu mas.
Itulah yang menjadi alasan banyak anak muda saat ingin menyendiri tatkala sedang mesra-mesra nya berpacaran. Alasan paling mutakhir, biasanya sering diucapin sang cewek? Bener nggak sih?
Nggak usah dijawab. Hahaha
Bukan nya ngece kaum hawa hlo ya :-)
Hanya sedikit ngasih tips, bila kamu menjumpai kisah seperti ini.
Begini, sebenarnya ini juga aku alamin sendiri, si bintang, cewek yang selama ini gue kejar-kejar kayak maling tiap harinya. Dia udah mencuri hati dan perasaan ini. Klo nggak gue kejar, ya lemes sudah raga ini. Gak punya cinta, udah direbut seluruhnya. Sebut saja begitu. Hahaha
Ceritanya si bintang bentar lagi mau UN, dia baru kelas 3 tingkat SMA. Nggak ada sebulan ujian nya akan dia lalui. Saat-saat ini lah, kesabaran cowok. Klo disini ya aku. Kesabaran ku benar-benar diuji.
Yang paling ngeselin, bintang itu orangnya periang, murah senyum, dan senyumannya. Hmmmm tiada bandingan. Menurut gue.
Tiba-tiba menjelang UN, doi berubah total. Mending klo dia mau ngomong. Mas, saya mau fokus UN dulu, mas untuk sementara waktu coba nyari kesibukan lain aja, jangan ngejar-ngejar gue terus. Biarkan dedek membuktikan klo ujian nanti dedek bisa dapat nilai yang bagus, dan tentunya bisa membuat mas bangga.
Itu yang sebenarnya aku harapkan. Tapi tidak, dia mendadak diam. Pake acara marah segala, terus yang paling aneh dia pake kacamata segala. Haaa? Emang dia minus? Tak pernah dia katakan kepadaku. Ya kaget. Sempet shock. Saat gue sedikit membuka pertanyaan dia jawabnya pake nada sinis pula.. Ya tuhaaannn, cobaan apa ini? Ngapain nanya²? Jawabnya. :'(
Aku kaget banget. Hatiku menjadi tak karuan, kenapa doi bisa sampai berubah gitu. Mending klo ngomong dulu, hla ini enggak sama sekali. Tuhaaaannn..
Lemes sudah diri ini.
Berjam-jam aku termenung, salah apa aku? Aku mencoba menyibukkan diri? Aku tak bisa, slalu kepikiran terus. Slalu mencari cari sebenarnya apa yang salah dengan diri ini?
Jalan buntu yang aku dapat. Aku sendiri belum pernah ngalamin yang kayak ini. Baru kali ini. Makanya aku sempet shock.
...
Ada 2 pilihan, mau tetap shock, atau mau menerima dengan sabar?
Klo aku menerima dengan shock, akan banyak masalah yang timbul, yang paling bahaya muncul dugaan dugaan yang timbul dari hati yang jelek. Pertama aku pakai ini. Ya jalan buntu tadi yang aku dapet.
Beberapa jam berlalu, akhirnya hati ini tak kuat menahan, aku relakan saja, hanya sedikit membuka hati. Mungkin dia benar-benar mau fokus ujian dulu. Aku nggak boleh terus bersedih cuma gara-gara hal semacam ini. Dia kan lagi berjuang untuk meraih masa depannya. Aku harus mencoba memahaminya. Harussssssssss
Meski berat
Sedikit meluangkan waktu, mencoba untuk bersabar, membuka sedikit perhatian. Itu yang harus aku lalukan. Kayaknya itu jalan yang terbaik.
Untuk dirinya? Aku hanya bisa mencintainya, dan mendoakannya dari tempat ku berada. Semoga dia slalu sehat. Dan diberikan sgala yang terbaik untuknya. Cuma itu harapan ku. Hanya itu. Tak kurang tak lebih.
Melihatnya bisa tersenyum kembali pun sudah bisa membuatku senang kembali.

Rabu, 23 Maret 2016

Aku tak tahu, tapi kenapa aku merasa salah

Hari ke 5 semenjak bintang marah padaku, itu yang masih aku rasakan. Saat ini aku merasa sedang dibenci oleh orang yang sangat aku sayangi.
Kamu nggak tanya bagaimana sakitnya?
Serasa lumpuh, kagak ada semangat sama sekali, walau sudah gowes, beli kaos baru, muter2 pake motor, tapi tetep aja rasa sakitnya nggak ilang-ilang.
Aku orang e nggak gampang mengerti perasaan orang, seringnya aku bertanya sedang ada apa, apa dia marah? Atau sedang merasakan apa? Dia nggak mau mengatakannya. Dalam hatiku belum sepenuhnya lega, meski kemarin dia sempet ngomong beberapa patah kata. Masih banyak tanda tanya menyelimuti hati ini. Semalam aku juga nggak bisa tidur.
Akhir-akhir ini jantungku berdegup lebih kencang daripada biasanya. Hati jadi was-was, nggak tenang. Dada serasa sesak.
Aku pengen bicara lagi bersamanya. Pengen tahu isi hatinya. Klo belum tahu hati ini masih saja gelisah. Masih saja merasa bersalah. Dan bodohnya lagi, aku nggak tahu apa salahku. Haha
Dasar lelaki. Nggak peka. Biarlah...
Yang bisa aku lakukan saat ini cuma menunggu, biarlah dia menenangkan hatinya dulu. Aku nggak mau mengganggunya. Sudah banyak kebodohan yang aku lakukan padanya. Aku tau dia menderita karenaku.
Tapi?
Aaahhh.. Aku sangat mencintainya. Aku tak mau kehilangannya.
Sedih harus begini.
Dia masih muda, biarlah dia mengejar masa mudanya. Aku hanya penghalang saja. Tak pernah ada baiknya. Aku bodoh. Tak punya apa-apa yang bisa aku banggakan untuknya. Punya apa aku?

Ya Tuhan, berikan sgala yang terbaik untuknya. Hanya Engkau yang tahu mana yang baik, dan yang terbaik. Untuknya dan seluruh keluarganya. Aamiin

Kamis, 03 Maret 2016

tentangku part II

entah nanti akan menjadi berapa part cerita tentangku aku kurang begitu tahu, yang penting aku wujudkan dalam tulisan itu saja yang ada dibenakku.

tentang baik-buruknya orang, setiap orang punya itu. mereka yang baik tak selamanya melakukan hal baik, dan mereka yang buruk demikian juga, tak selamanya mereka melakukan keburukan terus menerus. orang yang baik kadang bisa melakukan hal yang buruk pula, entah disengaja atau tidak. akan tetapi, prosentase mereka melakukan hal buruk tersebut sangatlah kecil, kadang mereka tak sadar melakukan hal tersebut. begitu sebaliknya.

tentangku, aku sendiri tidak tahu aku termasuk orang baik atau orang yang berperilaku buruk. yang bisa menilai adalah orang lain. kalau dari aku sendiri, aku hanya ingin melakukan hal baik, entah untuk diriku sendiri, maupun orang lain. yang menurutku baik belum tentu menurut orang lain baik, berbeda perspektif atau sudut pandang menilai orang lah yang membuat demikian. atau bisa saja kurangnya pemahaman tentang suatu hal yang dilakukan orang dalam hal ini, yang aku lakukan, tidak semua orang mengerti apalagi paham akan suatu yang baru aku lakukan. kalau orangnya agak cerdas, paling bilang aku melakukan hal aneh. klo orangnya agak bodoh, mereka akan mengatakan aku melakukan hal buruk, bisa jadi.
bagaimana solusinya? aku harus bisa menjelaskan tentang hal yang aku lakukan kepada orang yang memandangku. kalau mereka bisa menerima penjelasanku, aku rasa mereka akan sepakat dan menerima pula yang aku lakukan.
...
saat aku masuk bangku sekolah dasar untuk yang pertama kalinya, yang ada di otakku hanya aku bisa keluar rumah, bisa bermain dengan teman-teman dari desa lain. yang terpenting aku bebas dari jeratan kedua orang tua ku. sekolah memberiku kebebasan untuk tidak selalu berdiam diri menatap pekerjaan yang ada di rumah. ya, aku masih kecil. aku perlu mengenal dunia luar, berbeda dengan kedua orang tua ku, aku harus bisa menempuh kursi perkuliahan meski orang tua ku hanya lulusan sma, dan ibuk ku yang telah melahirkan aku hanya mau menempuh bangku sekolah sampai tingkat 5 dasar. aku tak mau terus menerus menggeluti pekerjaan orang tua ku yang selama ini untuk aku bisa membeli mainan saja aku harus menyisihkan uang jajan ku, dan uang THR dari kakek-nenek ku. mereka memang pelit, bukan karena sifat mereka, tapi keadaan saat itu yang membuatnya. kami harus membiasakan hidup sederhana, contohnya membuat mainan dino yang setiap malam menghiasi meja belajar ku. kereeen.
...
continued

Selasa, 01 Maret 2016

tentang ku

Nama ku ruslan, bukan nama samaran, nama asli yang diberikan bapak ku waktu aku berumur 7 hari (kata bapak sih gitu), aku dibesarkan di sebuah desa di kota mungil dekat pegunungan lawu. lebih tepatnya utara gunung lawu. ya kota yang sejak dulu nggak berubah. walau sudah ganti kepemimpinan selama 4 periode, tetap saja alun-alun tengah kotanya seperti itu. hehe
Saat ini hidupku hampir seperempat abad lamanya. wow. ternyata. lama juga ya. tapi nggak terasa tuh. tiba-tiba udah segedhe ini. sudah 4 tingakatan sekolah aku lalui, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah, sekolah tingkat atas sampai perguruan tinggi. Alhamdulillah perguruan tinggi negeri, yang kata orang sih klo bisa kuliah di PTN prestige nya lebih dibanding yang swasta. dan hanya sebatas kata. faktanya? swasta maupun negeri semua tergantung yang ngejalanin. klo sungguh-sungguh dia bisa, klo hanya sekedar asal kuliah saja, non sense. btw, koq nggak dari TK mas? udah terlalu pintar waktu mau masuk TK dulu, jadi langsung masuk ke SD. bukan alasan utama. sebenarnya karena umur, anak seperti aku yang memiliki kelahiran di bulan ke 10 masehi emang rada nanggung, kenapa? klo mau masuk TK nanti masuk SD nya terlalu tua, klo langsung masuk SD dianggap terlalu muda. nah loh. padahal nyatanya waktu masuk SD, masih banyak teman-teman ku yang umurnya lebih muda beberapa bulan dibanding aku. biarlah..
Masa kecil?
masa kecil kurang bahagia? banyak sekali cibiran seperti itu. sampai sampai ketika orang sudah dewasa ada yang masih memainkan permainan anak-anak masih dicibir ahh masa kecilnya kurang bahagia paling, padahal kan enggak! bisa saja sekedar iseng lah, atau refresing pengen mengenang masa kecil. hehe ada-ada aja.
untukku sendiri? saya akui masa kecil kurang indah, tak seperti kebanyakan anak-anak lain. sampai saat ini, aku merasa klo masa kecilku kurang bahagia, kurang banyak bermain, seperti anak-anak yang lain. aku sering dirumah. membantu pekerjaan orang tua dsb. wah mas ruslan, rajin sejak kecil berarti? enggak juga. aku nggak bisa bermain karena orang tua ku. sejak kecil aku dipaksa hidup kerja keras. aku jarang diperbolehkan bermain keluar bareng anak-anak yang lain. namanya anak kecil pasti lah pengen bisa hari-harinya bermain bersama. naluri. tapi aku tak bisa melakukannya. ibuk ku penyebabnya. beliau sangat kolod. katrok. dalam kartu keluarga ibuk ku hanya mengenyam bangku SD, padahal aslinya tidak demikian. beliau dulu putus sekolah waktu kelas 5 SD, putus sekolah bukan karena bapaknya nggak kuat membayar biaya sekolah, tapi emang kemauan ibuk saya sendiri. katanya, sekolah bikin pusing, mending nyari duit bantu kakek ku di pasar. Ya, namanya orang dulu, kakekku juga malah seneng ada yang ngebantuin jualan.
bentar mas, bentar, koq tadi nyebut karena sang ibu? emang kenapa sang ibu?
ya, karena kekolotan beliau lah yang menyebabkan aku merasa masa kecilku kurang bahagia. waktu kecil, aku sudah dipaksa bekerja. jarang sekali bermain. sering kali berontak. tapi tak bisa. ibuk ku orangnya galak. sampe-sampe bapak ku juga ikutan galak. padahal aslinya bapak orangnya kalem, penyabar, dan tentunya sayang anak. setiap kali aku punya kesempatan bermain itu saat ibuk ku belum pulang dari pasar. waktu beliau pergi ke pasar aku bisa bermain sesukaku. klo dulu waktu masih balita, aku sering main ke rumah nenek yang rumahnya ada di sampingku. hampir setiap hari bermainnya di tempat nenek. bermain di teras, kadang juga di kebun belakang. mainan jaman dulu hanya tanah liat. dibentuk-bentuk sesuai imajinasi. kadang bikin monster lah, bikin robotlah, atau mobil-mobilan. yang masih aku ingat, dulu aku pernah buat dinosaurus, aku sengaja membuatnya agak besar. tak cukup mengumpulkan tanah liat nya sehari. aku membuatnya berhari-hari cuma lupa tepatnya berapa hari. patung dinosaurus tadi aku buat sebagai hiasan meja belajarku. meski kecil aku sudah dibelikan meja khusus belajar. hanya aku yang boleh menggunakannya. patungnya aku letakkan di pinggir meja, di mulut dinosaurus aku beri lampu kecil yang biasa buat dipake di lampu center. perut patung aku buat untuk wadah baterai abc, 2 buah. dengan di salurkan melalui kabel di dalam patung lampu kecil itu bisa menyala. untuk saklarnya? tinggal menggerakkan tangan dino ke bawah dan otomatis mulut dino bisa menyala terang. bisa buat menerangi aku saat membaca buku iqro'. ya baru itu yang baru bisa aku baca. aku malah belum bisa baca tulisan latin.
....

cerita lanjut lain waktu. nanti di part 2 ya? sudah ngantuk. mau tidur dulu. bye bye

Senin, 29 Februari 2016

Yang paling susah bukan saat meraih kesuksesan, tapi saat mempertahankannya.

...
mbak baju yang kemarin sudah jadi belum ya? aduh mas, maaf kemarin masukin 2 baju ya? iya mbak. kenapa mbak? itu semua dikecilin ato gimana mas? oooo, yang lengan panjang dikecilin mbak, yang lengan pendek itu kan di dekat leher jahitan e lepas, minta dibenerin aja.. wah, baru yg panjang mas yang jadi, gimana? mau diambil besok sekalian? anu.. mbak, yang lengan panjang aku ambil sekarang aja, soalnya mau dipake. oke mas, aku ambilkan dulu, yang lengan pendek aku kerjakan besok njih mas? ya mbak, untuk ongkosnya sekalian besok ya mbak? njih mas. makasih mbak..
aku berlalu, pergi meninggalkan penjahit yang kemarin aku minta mengecilkan baju, ya baju special pemberian seseorang. seseorang yang saat ini ada didepan ku. hahaha.. eh sebenarnya aku nggak mau ngecilin baju ini. tp klo aku mau membesarkan tubuh juga nggak bisa ya mau gimana lagi? biarkan bajunya yang menyesuaikan, aku mau naik sekilo aja susahnya minta ampun. hmmm
bajunya juga dipake waktu ada acara special aja. klo nggak special2 banget mending aku simpan yang rapi di lemari. hohoho.
...
aku hanya bisa tertegun saat dia membaca buku terakhir yang ia persembahkan untuk kami. bagiku sendiri, belum pernah aku melakukan hal yang seperti ini, mempertanggungjawabkan segala yang telah terjadi selama dia berada disini. menurutku itu luar biasa. sangat wahhhh..
opo sih, lebay..
enggak, aku bicara apa adanya. waktu aku melihat dia memegam erat tangan teman disampingnya. aku berfikiran dia mungkin sedang menguatkan hati untuk bisa berdiri di depan. aku sendiri sempat khawatir. tapi aku yakin dia mampu. dia kan anak yang tangguh. untuk saat ini.
ya meski dikehidupan kesehariannya begitu-begitu aja. hahaha peace
...
yang nggak habis pikir, dia masih pakai pepatah yang aku kasih tempo dulu. kenapa pula nggak diganti? kan nggak ada kaitannya dengan yang dia lakukan selama ini? untungnya sih aku berikan pepatah yang menurutku rada keren dibanding sebelumnya 'nggak ada rotan, akar pun jadi' weleh weleh...
...
ini kayaknya laniutan dari aku nulis sebelumnya ya, hari ini aku kan aku senang. ya mulai dari sepeda ketemu, hari nya cerah dll. trus malamnya bisa menyaksikan dia. Alhamdulillah lah untuk hari ini.
terima kasih banyak aku ucapkan untuk segalanya. apapun itu. aku nggak bisa sebutkan satu per satu. pokoknya terima kasih, tulus dari hati yang terdalam.
dan yang terakhir aku ucapin selamat. selamat telah menggugurkan kewajiban yang telah kamu emban selama ini. di kemudian hari akan banyak lagi kewajiban yang akan kamu temui, dan tentunya kamu bisa menyelesaikannya sebaik saat ini.
nanti aku bantu deh klo bisa. haha.. eh siapa kamu mas? sok sok an mau ngebantuin. anak manja mah cuma bisa minta dikasihani sama mama doank. iya kan? yeee biarin. wong namanya pengen bantu, jangan lihat asal usul atau latar belakangnya donk. lihat seberapa dia tulus mau membantumu. banyak orang yang berkeyakinan bisa membantu orang lain itu adalah kepuasan tersendiri. jadi klo ada masalah trus ada orang yang mau ngebantu kamu, diterima lapang dada donk. pintu hati harus selalu welcome untuk semua orang.. gituuu..

cerewet. udah malam mas bulan, tidur sonoh. biasane jam 9 udah ngorok kan? tumben tumbenan bisa sampai jam 10? kenapa? nggak boleh? demi boss demi. demi apa mas? demikian terima kasih. ahh susah ngomong sama orang yang ngeles terus.. iya deh mas bulan. demi dia ya? bukaaannnn... terus demi siapa? demiiiiittttttttt......
udah ah tidur. selamat menikmati malam terindah mu. good luck to you bintang!

Minggu, 28 Februari 2016

Pamitan

Alhamdulillah. namanya hati
gampang juga berubah.
aku kemarin yang benci kepada semua orang hari ini sudah kembali ke dunia normal.
sudah menjadi orang baik lagi. hahaha
ya namanya masalah nggak boleh dipendam lama-lama.
semalam aku beranikan curhat sama si bahrul, biang masalah yang sesungguhnya. biarin biar tahu rasa. (klo dia ngrasa sih, klo nggak ngrasa ya udah, aku aja yang kepedean -_-")
orang yang punya niatan baik tentunya dunia seisinya akan mendukung, dan aku percaya itu. koq bisa? iya kmrn sepeda ku hilang sudah 3 hari mencari di seluruh kawasan ini nggak ketemu-ketemu, aku bolak-balik sampai nyusuri sungai dekat kandang sapi juga nggak ada, aku pikir dibawa kesana. ternyata nggak ada. eh ketemu ketemu ternyata simple, dibawa om pur. Alhamdulillah. ketemuu. sepeda yang udah nemanin aku selama 4 tahun lamanya, dia tahu banget aku gimana, sukanya gowes kemana, nggak pernah ngambek kayak aku. ya iyalah namanya sepeda. haha :-D
aku emang aneh, sepeda saja dianggap kayak pacar sendiri, ya nggak apa2. ini dunia ku, meski cuma punya sepeda aku bersyukur, aku sudah senang. tak menuntut macam-macam. yang penting bisa buat kemana-mana. itu udah cukup.
ya meski sekarang gowes nya cuma sendirian sih. nggak masalah. yang penting bisa gowes. ayeeeee \(^_^)/
...
dan lagi, biasane klo nyuci di musim penghujan begini, baru jam 12 siang udah mendung, tapi hari ini tidak. hari ini cerah. semoga nggak perlu 2-3 hari kayak biasane, cucian bisa langsung kering. 1 kebaikan yang lain. kayaknya simple? masak ada kaitan e? nyata nya gitu. klo hati sedang senang, mau menerima semua masalah dan bisa menyelesaikannya hatine bisa lega. seperti yang aku rasakan saat ini. huaaahhhhhhh :-D
...
masih ada lagi, bapak ku yang kmrn nelpon nanyain keadaan disini, katanya hari ini mau panen padi. klo masih hujan dan nggak cerah seperti hari ini, proses manen padi nya juga susah. sawah bapak ada di tengah2 area persawahan. jalannya sempit. klo becek susah dilewatin, semoga panen nya juga melimpah, ikut seperti yang aku rasakan saat ini. panen lancar biar bisa memberi uang saku pada anak nya yang paling ganteng ini. haha.. lah ruslan, udah gedhe masih aja mengharap uang saku? kenapa? nggak apa2 donk, namanya mau dapet rejeki nggak ada salahnya donk diterima. hehe peace :-D
oh ya, ada 1 kebohongan waktu aku ditelpon semalam. tapi nggak mutlak, aku berharap itu jadi doa malahan. iya aku berbohong waktu bapak menanyakan kabar ku. tau sendiri aku lagi suntuk-suntuknya, banyak problem. ciyeee.. di tanya bagaimana kabarnya aku jawab baik banget. baru senang. dan alhamdulillah hari ini doa ku terkabul. hari ini kabarku baik banget. :-)
dan waktu ditanya kabar si bintang, aku juga jawab nya baik baik. iya aku tahu si bintang lagi sibuk sibuknya gladi bersih buat acara LPJ nanti malam. kemarin dia di hukum harus skotjump 50 hari pertama dan kedua nya 100 kali, kejem. iya kejem banget. aku nggak apa2 dia baru belajar. semoga dia bisa mengambil hikmah untuk kehidupan kelaknya nanti. biar nggak gampang cemberut seperti aku klo ada masalah. hehe.. semoga LPJ nanti malam dia kelihatan cantik, hiyuuuhhh, biarin. haha
dia baik, dia periang, dia nggak cantik, tapi dia nggak jelek, dia nggak pinter, tp aku tahu dia mau belajar, dia anak yg rajin. meski nggak tangguh-tangguh amat sih. gak masalah, yang penting dia baik.. hoeekkk :-p
semoga aku selalu senang, aku tahu klo aku senang, semua juga ikut senang. :-)

untuk abah yang kemarin aku benci, aku menyayangimu, terima kasih sudah menganggapku menjadi anakmu. semoga umroh kali ini membawa berkah yang banyak. untuk abah khususnya dan orang-orang yang disekeliling abah seutuhnya. amin

28-2-2016

dongkol? senang? sedih?
dongkol sama sedih nya iya, senangnya nggak ada.
dipanggil abah untuk pertama kalinya sejak aku masuk di sini tahun lalu, sudah setahun lebih baru dipanggil. apalagi klo bukan karena masalah.
abah sendiri bilang, beliau sebagai orang tua merasa ada yang tidak beres sama aku. iya memang aku sedang ndak beres. pikiranku kacau. hanya bisa diam.
aku tak bisa menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan abah kepadaku, lidahku kelu, seperti orang yang diinterogasi tanpa bisa menjawab sama sekali, seakan aku tak punya daya untuk mengungkapkan isi hati.
aku hanya bisa menggeleng dan mengangguk, mau berkata takut salah. aku memang penakut. padahal dalam benakku terfikir klo aku bisa mengucapkannya setidaknya beliau tahu masalahku. tapi apa? aku hanya terdiam kayak patung, cuma bisa menggeleng dan mengangguk, lagi dan lagi.
pertanyaan pertama yang beliau lontarkan, kamu pasti ada masalah ya? aku hanya bisa mengangguk.
kedua hatimu pasti sedang suntuk, coba klo pas begitu kamu makan aja rasanya pasti nggak enak? aku cuma mengangguk
pernah ditanya masa lalu, aku cuma menggeleng.
serba salah. bingung. eh tambah bingung dink. haha
kenapa pula aku begini? aku tahu aku salah, tapi??
kenapa? iya, aku sudah minta maaf, tapi entah kenapa aku merasa belum dimaafkan. maka dari itu aku masih saja merasa salah.
abah bilang, klo disini ya harus mengikuti aturan disini.
iya bah. cuma banyak peraturan yang nggak cocok dengan hati nurani ku. itulah kenapa aku selalu berontak. entah kenapa bisa terfikir seperti itu. apa niatku dulu salah? dulu sih waktu kesini aku berniat pengen banget bantu dengan sepenuh hati. aku pengen jadi contoh adik2ku. memiliki pemikiran yang luas tentang dunia ini. seiring berjalannya waktu, entah kenapa yang aku rasakan berbeda dari apa yang aku harapkan. aku merasa peraturan disini hanya mendidik adik2 ku ini hanya untuk patuh dan patuh. pokoknya harus taat sama atasan.
emang itu salah? ya tidak, itu benar, Tuhan juga bilang negara akan menjadi besar jika para warganya taat kepada pemimpinnya.
trus yang menurutmu salah dimana?
aku menganggap mereka tak pernah diberi kesempatan untuk berfikir. aku berpendapat setiap anak yang sudah beranjak dewasa pasti punya pemikiran yang baik. meski tidak semua. ada juga yang berfikirnya dicampur dengan nafsu. hanya mementingkan diri sendiri.
jadi untuk anak seusia mereka bukankah lebih baik dididik untuk patuh pada peraturan saja. biar semua aman sesuai peraturan?
aku masih tak setuju. aku ingin mereka berfikir bebas, tentu dengan batasan sesuai peraturan disini. meski mereka lugu, belum se dewasa kita pasti mereka ada niat baik juga untuk tetap disini. ada sesuatu yang mereka kejar. aku masih meyakini itu.
aahhhh membahas seperti ini memang tak ada habisnya. memuakkan, bikin tambah beban di hati. 'seneb' klo orang jawa bilang.

trus? apa aku akan tetap mengurung diri seperti saat ini? kamu yang sekarang tak berkawan?

biar, aku sudah terlanjur bingung. mau mendekat aku sungkan. hanya bisa menjauh dan menjauh. berharap bisa mengembalikan keadaan seperti semula. tapi aku masih egois, biar mereka yang memulainya. klo ini terjadi pasti ego ku akan meminta hal-hal lain. yang tentunya semua yang tak cocok dengan peraturan ini.
jika aku keluar? itu hal yang paling jahat yang dilakukan manusia di muka bumi ini. lebih jahat daripada adofl hitler membantai hampir semua kaum israel, cuma beliau memiliki motif. sementara aku? jika keluar aku juga belum tahu kemana, dan untuk yang ditinggalkan belum tentu bisa memaafkan perilaku ku ini. klo masalah pengganti sih, sudah banyak yang mampu menggantikan posisiku disini. aku bukan orang penting. bukan juga orang yang diunggulkan. pendapatku tak pernah diterima.

siaaaaalll. sebal.
Ya Tuhan, sejak awal aku hampir lupa akan hadir-Mu, apa iya aku sudah mendewakan ego ku sehingga aku lupa Kamu. Engkau yang membuat hati ini. aku minta Engkau pula yang menjaga nya. jauhkan dari ego. please. buat aku lebih dewasa.

buat abah, yang menganggap aku anakmu. jujur aku kesal ditanya begini. meski tak ada niatan membenci. tapi benciku juga muncul kepadamu. awalnya aku berharap engkau tak menanyakannya biar aku tak benci kepadamu tapi ya sudahlah. semoga aku menemukan hidup yang baik. amin

Sabtu, 27 Februari 2016

Entah

Tiap hari hatiku menangis
lebih deras daripada hujan musim ini
Banyak masalah yang terjadi
Setiap ada masalah, rasanya pengen menghindar
Aku memang pengecut
Nggak pernah mau menerima segala keputusan yang diambil orang
aku terlalu egois
tak pernah menerima pendapat orang lain
mungkin aku sombong?
sudah mendekati, aku terlalu mendewa kan otak ku.
tak pernah mau menerima aturan orang
Aku terus memikirkannya. sedetik mau melupakan pun aku tak bisa
selalu ku pendam
semakin dalam, semakin deras tangis dalam hati ini
Apa iya aku nggak pernah bisa patuh sama orang lain?
bukankah itu perilaku ku sejak dahulu?
tetapi mengapa kau bilang aku sudah berubah?
bukan, kau yang sudah berubah wahai kawanku. aku masih seperti yang dulu.
kau tlah berubah menjadi orang baik. tidak seperti ku
aku suka membangkang. tak peduli itu teman, sabahat ataupun kawan
hanya 1 yang tak pernah aku pungkiri, aku tak pernah bisa menjadi orang naif, mudah menutupi kesalahan diri sendiri
seringnya aku berbuat salah, tak lama aku disalahkan
aku sudah minta maaf, minta maaf sesuai keinginanku
tapi kau sudah berubah, tak pernah mengerti kondisi ku.
kau pasti juga meminta yang sama, kau meminta ku supaya aku mengerti kondisimu.
aku sudah melakukannya.
sudah ku lakukan apa yang aku bisa, namun, kau tak pernah memandang ku tulus.
selalu saja salah dimatamu.
sebenarnya aku tak mau menjadi pengkhianat, kalau aku yang dulu, melihat mu salah pasti aku tegur
sekarang? mungkin aku sudah menjadi pengkhianat sejati, aku memang di dekatmu, tapi hati ini tak mau lagi tahu semua persoalanmu
kenapa?
kenapa aku begitu?
rasa percayamu sudah pudar padaku
itu yang ku rasakan
kenapa aku tak mau mendekat kepadamu?
aku tak ingin dengan mudahnya aku membodohimu
membujuk rayu, mengadu domba, meminta belas kasihan, merongrong dari dalam
kini aku malas, tak semangat seperti dulu. tak ada lagi yang aku perjuangkan. aku enggan menyapa, apalagi harus bicara
aku egois? silakan bicara sesukamu, semakin kamu mengatakannya semakin besar pula malas ku padamu.
tiada angan, mimpi dan harapan.
ada ku hanya fatamorgana
selalu jadi bayang semu yang tak pernah menjadikan mimpi-mimpimu nyata
kenapa pula aku mengungkapkannya
bukankah aku malas padamu?
memang.
aku punya harapan, semoga tak pernah lagi kau temukan pemberontak seperti ku.
biarlah kawan-kawanmu patuh pada perintahmu, dan tak pernah membangkang layaknya aku.
aku lapang, biarlah semua membenciku. memang pengkhianat pantas dibenci.

dari ku yang tak pernah berbohong kepadamu
untuk teman ku, bahrul m

Kamis, 25 Februari 2016

Surat

dear
robiatul jannah

aku kangen, kangen banget...
aku pengen curhat banyak hal sama kamu...

ruslan shidiq

Minggu, 21 Februari 2016

Aku sang Pemimpi

maaf tulisan ini bukan meniru judul novel sang pemimpi, hanya saja aku juga ingin jadi sang pemimpi seperti yang kayak di novel itu. haha
...
cploookk, cploookk,, suara sepatu diatas tanah yang lembab, bukan hanya lembab tapi bener-bener becek. hujan seharian telah mengguyur seisi desa tempatku tinggal. desaku yang kecil, jalanan masih belum diaspal, masih berupa tatanan batu kali yang licin. kalau sudah hujan, jangankan sepeda motor, manusia yang bisa lari cepat saja pasti akan kewalahan melintas di jalan desaku. biarlah. memang desaku terpencil, jauh dari kerumunan. hanya ada beberapa keluarga. desa yang masih asri belum terjamah apa-apa saat itu. tak banyak yang punya televisi. mungkin baru 2 keluarga. satu milik pak RT, satunya kepunyaan mbah karso. mbah karso ini punya warung tempat biasa simbah sama anaknya. maksudnya bapak saya, nongkrong tiap pagi sebelum berangkat ke kantor. ciyeee kantor. iya kantoran bapak ku di sawah. maklumlah namanya juga petani. kantorannya pasti di sawah.
cplokkk.. cploookkk.. suara sepatu ku terhenti. akhirnya aku tiba di rumah. lega telah melewati halang rintang kayak benteng takesi, jalanan becek, jauhnya dari sekolah yang lain desa hingga depan rumah. becek semua. sebel? jangan ditanya. itulah kenapa saya punya sepatu dua. klo musim hujan, satunya pasti basah, satunya dipakai. selalu setiap hari. bisa bayangkan betapa senang, ya sebel yang sudah menggenang -_-"
...
saat itu usia ku baru tujuh tahun, duduk di bangku SD kelas 2. sekolahannya lumayan jauh dari rumah. setiap hari jalan-jalan klo berangkat sekolah. belum dibelikan sepeda sama bapak, belum jadi anak SD beneran, kayak yang di lagu: kring kring kring, sepedaku roda dua kudapat dari ayah karena rajin bekerja". lagu itu penuh kepalsuan, aku tiap hari mati-matian menggembala kambing tiap pulang sekolah, memberi makan ayam tiap pagi, mengurungnya tiap sore, tapi hingga kelas dua SD aku belum punya sepeda. makanya aku tiap pagi jalan-jalan klo ke sekolah. iya jalan beneran. bukan jalan-jalan buat refresing, tapi karena terpaksa, keadaan lah yang membuatku begini. hahaha.. biasa aja keles. temen lu juga jalan kaki klo berangkat sekolah, gak usah heboh gitu. hihihi
...
lupakan soal sepeda dan jalan-jalan. ada hal yang ingin aku tulis disini. secuil kisah waktu aku kelas 2 SD. waktu dimana aku masih imut. dulu kulitku putih. ganteng. banyak tante-tante suka mencium ku. hahaha.. eh koq tante-tante? emang di desa ada panggilan tante? nggak ada sih. biar keliatan gaul aja.
...
rumput hijau tumbuh diseluruh penjuru lapangan, terletak di tengah-tengah desa. bagai taman kota menghias permainya desa kami. ada pohon asam di pojok lapangan, tempat kami, anak-anak kecil pada berkumpul setiap sore. pohonnya rindang, selalu berbuah setiap tahun. tak pernah mengenal kata hari libur. jadi, klo setiap hari pengen maem buah asam, tinggal panjat aja keatas. ato klo nggak tinggal di lempar pakai sandal. haha
...
"kapoooookkk. kamu lagi yang jaga. kita berempat yang sembunyi!" celoteh rina. anak kelas 3 SD yg paling gedhe diantara kami. "sialllllll, kenapa slalu aku yg kalah hompimpa?" gerutu maman sebal. sejak dimulai permainan petak umpet habis pulang sekolah. sudah 6 kali putaran dari 9 kali permainan dia terus yang jaga. memang apes dia. aku sebagai teman sebenarnya nggak tega. cuma kalah ya kalah. harus jaga sampai dia menang. :-D
...
huuusss jangan berisik nanti ketahuan" bisik ku kepada evi. dia paling nggak bisa klo disuruh anteng saat sembunyi di kolong meja. takut ada tikus lah, ada ularlah ada jin, setan dan sebagainya.
"6... 7... 8... 9... 10... yak saatnya mencari" teriak maman dari bawah pohon asem. ceritanya pangkalan petak umpetnya di pohon asemnya itu. yang lain sembunyi di rumah-rumah sekitar lapangan, lapangannya nggak ada apa-apa. kurang bagus klo buat sembunyi. adalah rumahnya andi, evi, erma dan yang terakhir rumahku yang terletak di barat lapangan. sudah seperempat jam kami sembunyi baru rina sendiri yang sudah ketangkap sama maman. tinggal aku, evi, dan erma. si andi nggak ikutan, cuma rumahnya yang kami gunakan untuk bersembunyi. ibuk dan bapaknya andi sudah tahu kebiasaan kami. jadi mereka nggak berfikir aneh-aneh klo kami menyusup kayak tentara di pinggiran rumahnya. ya kadang kaget juga pas waktu dipanggil sama beliau. bikin ketahuan ngumpetnya di rumah andi. makanya aku jarang ngumpet di rumahnya klo andi nggak ikutan main petak umpet.
...
pukul 15:00 suara adzan bentar lagi berkumandang, baru rina, erma yang baru ditemukan oleh maman. rina ditemukan pas waktu ngumpet di rumah e andi, erma ketahuan ngumpet di rumahnya saat nonton tv. evi masih sembunyi di rumahnya sendiri, awalnya aku sama dia bersembunyi di rumahku. tadi sempat aku usir gara-gara rame terus, bikin nggak jenak sembunyinya.
...
"ruslan, sudah mau ashar hlo. sudah sore cepetan mandi, ibuk mau pergi njemput bapak mu di sawah". sejak ngumpet yang terakhir aku sembunyi di dalem rumah ku sendiri. cuma tiduran diatas kasur.
...
"ruslan mana nih vi, katanya tadi ngumpet sama kamu? koq nggak muncul-muncul? sudah setengah jam nungguin nih" cerocos maman. "gak tahu man, tadi sih iya sama aku. cuma dia pergi entah kemana" jawab evi. evi diketahui maman sembunyi waktu makan jajan di rumahnya erma. ibuknya erma punya toko kelontong yang komplit, semuanya ada disana. maman sudah mulai frustasi, belum juga nemukan aku dimana-mana. waktu dia nyari ke rumahku ibuk ku sudah berangkat ke sawah njemput bapak ku. pintu rumah juga tertutup. jadi maman nggak berani masuk ke dalam rumah.
...
brumm brummm suara sepeda motor ibuk sudah datang. bapak dan ibuk baru aja pulang dari sawah. melihat aku yang tidur di kasur ibuk langsung marah-marah. "ruslaaaaannn, banguuuunn. udah mandi belum tadi? sudah jam 5. bangun sana!". jam berapa? jam 5? aku langsung terbangun dari kasur. eh maman apa kabar? sudah dua jam lebih aku ketiduran di kamar. aku bergegas mandi. selesai mandi menyempatkan menengok lapangan sejenak.
...
lapangan kosong, tak ada seorangpun disana. teman-temanku sudah pulang. sedih rasanya. cuma aku juga menahan tawa. aku nggak tahu apa yang sudah terjadi selama 2 jam terakhir. :-D

Rabu, 20 Januari 2016

Will you marry me?

adalah andre, anak kelahiran sebuah desa yang terletak di daerah ngarai, sejak kecil dia memimpikan punya sebuah rumah yang terbuat dari kayu sepenuhnya, dan pengennya lagi rumahnya berada di dekat danau atau di daerah lereng pegunungan yang mempunyai udara sejuk. sejak kecil dia suka bermain dengan gergaji ataupun parang untuk memotong-motong kayu dan sebagainya. dia sering membuat mainan dari kayu. pernah suatu hari dia membuat sangkar burung dara yang ia tempatkan diatas pohon mangga samping rumahnya. berawal dari situlah dia pengen rumah yang seperti sangkar burung, tempatnya diatas, langsung berhadapan dengan udara luas. bisa melihat lingkungan disekitarnya. mikirnya sih rumahnya keren. keren banget.
...
lagi buat apa mas? tanya seorang berbaju hijau yang tak sengaja mengagetkan andre. utung andre bukan orang yang kagetan, salah sedikit saja mungkin gergaji meleset ke tangannya. "mau bikin sangkar burung ya?". "bukan yank, koq kamu kesini? bukan e tadi pergi ke rumah ibuk ya?" sela andre, sambil ngalihin pembicaraan. dia nggak mau karya yang baru dibuatnya diketahui orang yang menyapanya tadi. "gitu deh, klo ditanya suka ngalihin pertanyaan. ayo jawab jujur, lagi bikin apa? awas ya klo bikin yang macam2! nanti aku cubit lagi!". nada mengancam, orang berbaju hijau tadi beranjak pergi meninggalkan andre yang kembali sibuk dengan karyanya itu. dan dalam sekejap bayangnya pun hilang dari pengelihatan andre. "alhamdulillah, gak ketahuan, hhe, klo ketahuan nanti gak jadi surprise". gumannya sambil meneruskan menggergaji kayu jati setebal 2inchi. peluh andre sudah penuh dengan keringat bercucuran. kerjaan itu harus ia selesaikan hari itu juga. dia bukan orang yang punya banyak waktu luang untuk bisa ia nikmati. sehari-hari dia bekerja di sebuah sekolahan. salah satu sekolah yang ternama di kotanya. kebetulan hari ini hari minggu, jadi dia bisa meluangkan waktu sejenak. setiap hari berkutat dengan komputer pribadinya. sebenarnya bukan komputer pribadi, melainkan komputer milik sekolah, cuma karena komputernya yang mengoperasikan cuma dia dan hanya boleh dia satu-satunya, maka seakan-akan dia yang memiliki komputer itu. komputer yang dulu dia beli dari teman se kost. hlo? buat instansi sekolah koq beli komputernya di tempat temen sendiri? ato malah komputer second? yap, betul sekali. komputer itu memang second. cuma dulu sama temannya jarang dipake, daripada beli di toko komputer harganya mahal. dia lebih suka beli yang murah, tanpa mengesampingkan kwalitas tentunya.
komputer itu digunakannya untuk mengaudit laporan bulanan tentang kinerja guru-guru  sekolah tempat dia bekerja.
...
"ayah, turun yah, turun!" teriak anak bungsu si andre kepadanya, anaknya iri kepada bapaknya yang baru duduk menatap awan putih bersama istri tercinta berbaju hijau itu. berdua duduk di atas rumah pohon. hanya lantai kayu ditopang tiang penyangga dari kayu jati yang ujung-ujungnya diikat erat di pohon trembesi. pohon yang rindang menjadi atap rumah kayu tersebut. sengaja andre tak membuat atap rumah nan mungil itu dari kayu biar dia bisa melihat sekeliling dengan jelas. "iya, ayah akan turun. bentar ya, ibuk mu gak mau diajak turun nih, hehe" tawanya geli. "uhhhhh ibuk jahat, klo lagi sama bapak gitu, adek dicuekin, awas klo ayah nggak ada di rumah adek tinggal maen sama temen-temen biar ibuk kesepian. wekk" ledek si bungsu. dia beringsut masuk ke dalam rumah. nampak kesal setelah dicuekin oleh kedua ortunya. "mas, turun yuk, tuh adek ngambek lagi. tau sendiri klo ngambek susah diajak kompromi" pinta sang istri. "kayak kamu donk yank, haha!" ledek andre kepada istrinya. sang istri mencubit lengan andre. "aduuuuhhhh, iya deh iya. ayok turun".
andre turun menapaki anak tangga rumah pohon yg terbuat dari batang pohon mahoni. batang yg seukuran lengan orang dewasa ia potong, dan disusun membentuk anak tangga. "mas pegangin!". andre meraih tangan istrinya saat menginjak anak tangga paling bawah. keduanya menyusul si bungsu ke dalam rumah.
...
"Doooor, happy besdey ibukku tersayang, semoga sehat selalu. gak nakalin adek terus. amin". adalah si bintang, yang kaget setelah membuka pintu belakang setelah menapaki anak tangga. saking kagetnya ia hampir saja menjebleskan daun pintu. "adekkk. bikin kaget saja. untung ibuk nggak jantungan". "yah ibuk juga sih, liat anak sendiri kayak ngeliat apaan aja. untung adek gak kejebles daun pintu. huuu". segera bintang mendekap si bungsu erat-erat. tak terbayangkan perasaannya saat itu. dia berlinang air mata, sambil memejamkan mata. "terima kasih, ibuk minta maaf suka nyuekin adek, suka bentak-bentak adek klo telat makan, kadang sering marah-marah saat adek gak ngerjain PR". "ibuk jelek,ckck" anaknya terkeuh-keuh. "biarin!" dekapannya semakin erat. "ehmmm, sudah laper nih" sela andre. "ya makan sana to mas, bawel". "bukkkk, lepasin donk, sakit tauk. mana ayah udah pengen makan kue yang dari tadi di tangan ku"!. "hahaha" andre terbahak. bintang langsung menengok ke samping, astaga. baru sadar dia. kue nya hampir hancur. untung si bungsu pintar menjauhkan kuenya supaya tidak remuk saat dia dipeluk ibuknya. bintang mencium kening si bungsu. "hueekkkkkk" si bungsu mengelak. bintang pun tersenyum.
...
"adek, kado buat ibuk mana? tanya bintang kepada si bungsu. "apa ibuk? kado? uang jajannya tambahin dulu donk. nanti adek beliin kado, buat ibuk. dilipatin jadi 2 yak? ledek si bungsu. bintang tambah kesal. seharian sudah dikerjain si bungsu, udah dikagetin, udah menjadikan hari itu moment terindah di hidupnya. "adeekk, ibuk mau nanya, tadi koq adek gak jadi naik ke rumah pohon? kirain mau lihat sunset dari atas. koq gak jadi?". "siapa buk? adek kan nggak bilang mau naik keatas, tadi cuma minta ayah sama ibuk turun saja. hahaha" anaknya terkeuh-keuh. bintang melotot. "trus? siapa yang nyuruh?. "ayah kemarin buk, saat ibuk maen ke rumah nenek. hehe. bintang beringsut ke suaminya. cubitan keras melayang lagi. "adooooooooh" andre tertawa.