Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Rabu, 30 Desember 2015

4-01-2016

Hai bintang, sudah berapa hari kamu tak mengunjungi blog ku ini. Aku berharap kamu sering-sering mampir kesini, ntah cuma sekedar iseng atau benar-benar pengen baca tulisan tulisan ku yang norak ini. Hhha

Hari ini hari dimana aku memasuki usia 25tahun hijriah, dulu pas lahir tepat tanggal 24 robiul awal 1412 H. Jadi sekarang sudah 25tahun. Klo tahun masehinnya sih baru 24 tahun. Hha

Eh makasih banyak kamu udah bela-belain puasa senin-kamis buat aku dihari ini. Aku sendiri malah gak bisa puasa, bukan karena bnyak kerjaan, tapi karena kurang terbiasa aja dengan puasa senin kamis. Perut e kayak karung, klo makan kan musti sepiring mencep. nggak kayak kamu, secentong buat makan berdua. haha :-p

Minggu, 13 Desember 2015

Menulislah

"Kalau kita bukan orang terkenal atau anak ulama, maka menulislah"
Bagi seseorang yang suka iseng-iseng dengan dunia tulisan, biasanya seseorang menulis itu memiliki tujuan untuk "mengabadikan" momen yang terjadi. Entah berupa diary sehari-hari, atau suatu kejadian yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tidak ada tujuan khusus mereka dalam menulis cerita atau tulisan2 mereka, ya kadang cuma pengen meluapkan isi hati, bukan tuk dibaca orang lain, hanya sekedar menggambarkan perasaan yang sedang dialamai. Emang menulis bisa membantu seseorang untuk meluapkan isi hatinya? Coba sendiri aja klo penasaran :-D. Tapi ada juga yang menulis untuk benar-benar disimpan, dijadikan kenangan sehingga bisa dibaca di waktu lain. Jadi saat kangen momen itu, tinggal buka dan baca lagi tulisan itu. Yang mana tulisan-tulisan itu bisa membuat seseorang tertawa geli ketika menemukannya, padahal tulisan itu mungkin sudah terlupakan, saat dibaca ulang bagai menembus ruang dan waktu seakan kisah / kejadian saat menulis tulisan itu terulang kembali. :-D
“Menulis adalah sebuah pekerjaan yang sulit” kata siapa? Itu hanya isue yang sudah terlalu lama beredar dalam pikiran masyarakat, saking lamanya seakan-akan sudah mendarah daging, dan pada akhirnya membuat mereka memiliki anggapan sangat mustahil menjadikan diri mereka menjadi seseorang yang bisa menulis. Ya.. tidak 100% itu benar, memang menulis juga mudah untuk dilakukan, tergantung anggapan masing-masing individu dan juga minat aslinya. “ Nothing's impossible” tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Sebenarnya menulis bisa dikatakan sama layaknya pekerjaan yang lain, menulis tidak jauh beda dengan sepak bola, tak jauh beda dengan merakit sebuah bom atom, kenapa? Lihat saja contohnya dalam dunia sepak bola, ada messi atau christian ronaldo yang kini sedang mentereng-menterengnya menjadi pesepak bola internasional, dikira messi atau ronaldo waktu lahir langsung bisa main sepak bola, kan tidak. Mereka lahir sama seperti layaknya manusia pada umumnya. Hanya saja ada beberapa pekerjaan yang membutuhkan bakat seperti sepak bola, beda orang yang memiliki bakat dengan yang tidak ialah yang berbakat akan lebih mudah beradaptasi jika dibandingkan dengan yang tidak berbakat, meski yang kurang berbakat sudah mati-matian berusaha kadang mereka tidak bisa melebihi yang memiliki bakat dalam sebuah bidang pekerjaan. Bukan berarti kita mudah menyerah jika melakukan sesuatu koq kita tidak bisa segera menguasainya. Dalam ilmu psikologi diterangkan bahwasannya otak manusia bisa diklarifikasikan menjadi 2 bagian: alam sadar dan juga alam bawah sadar. Simple nya alam sadar adalah alam dimana saat mata kita terbuka, berfikir untuk jangka pendek, semisal kita menerima ilmu maka alam sadar kita yang pertama menerima, nah selanjutnya saat kita tidur semua yang kita terima itu akan sulit diungkapkan kembali, semua ilmu itu akan disimpan dalam alam bawah sadar kita, klo digambarkan alam bawah sadar itu bawai kolam besar yang berisi segala ilmu yang pernah kita terima, selanjutnya tergantung otak kita mampu menampilkan kembali dalam ingatan tidaknya. Kalau tidak mampu mengangkat dari alam bawah sadar seringnya kita mengatakan “lupa” akan sesuatu. Kaitannya dengan hal ini, sesuatu yang berada didalam alam bawah sadar akan mampu terangkat kalau kita selalu mengulang-mengulang hal yang ingin kita lakukan. Misalnya saja makan, saat kecil kita tidak bisa memasukan sendok ke dalam mulut sendiri, saat sudah remaja, kita makan di kegelapan tangan kita tak pernah meleset memasukkan makanan ke dalam mulut.
Begitu halnya dengan menulis, kenapa menulis bisa menjadi pilihan setiap orang dalam menemukan hal yang bermanfaat bagi diri sendiri. Menulis tidak memerlukan bakat, menulis bisa dilatih. Semakin banyak kita berlatih maka tulisan kita akan semakin bagus. Yang penting kita tidak menyerah di awal. Seringnya orang gagal dalam meraih sesuatu dikarenakan mereka mudah diawal, menganggap mereka tidak mahir dalam melakukan sesuatu tersebut. Mereka terlalu mudah menganggap diri mereka kurang cocok dengan hal tersebut. Dan sampai kapan pun kalau kita memiliki kepribadian seperti ini maka diri kita akan sulit dan lama menjadi orang yang bisa dikategorikan dalam “orang sukses”. Sebenarnya orang sukses bukan orang yang bisa dalam segala hal, melainkan orang yang fokus dalam sebuah hal, tapi dia terus menggali potensi dalam dirinya terhadap hal tersebut. Memang dibutuhkan waktu lama, tapi keberhasilan orang fokus dengan orang yang kurang sungguh-sungguh akan beda hasilnya. Pastinya akan lebih baik yang fokus daripada yang tidak.
Menulis sangat mudah, bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan dengan media apa saja. Tidak harus di komputer atau laptop seperti zaman sekarang ini. Sebenarnya perkembangan zaman tujuannya untuk mempermudah hal kita lakukan, bukan membuat kita menyerah bila tidak bisa mengikutinya. *aku kira sih begitu, hihi. Contoh mudahnya kita bisa membuat tulisan tentang keseharian kita, mungkin tentang kondisi hati saat ini, bisa saja membuat cerita, membuat puisi atau sekedar pantun yang mungkin tak bisa membuat orang tertarik setidaknya kita bisa mengasah otak kita lewat itu. Cobalah menulis dengan menggunakan bahasa yang baru kita kuasai, klo ada perasaan bila jadi nanti diketawain teman kamu lebih baik tulisan itu kamu simpan, nanti kalau sering menulis pasti lama kelamaan tulisan kita akan lebih bagus, nah pas kiranya sudah baik untuk dipublikasikan coba saja iseng2 tempel di mading sekolah atau tempat umum yang sudah disediakan. Pasti bermanfaat koq :-)
Hampir kelewatan, menulis tidak bisa dipisahkan dengan kondisi pribadi masing-masing. Maksudnya gimana om? Maksudnya saat kita membuat tulisan tidak bisa dipungkiri ada banyak sekali kaitannya dengan perasaan hati, lingkungan sekitar dan juga tingkat referensi bacaan kita. Semakin banyak orang membaca maka dia akan punya banyak wawasan yang bisa dituangkan dalam tulisannya nanti. Kalau dia tidak pernah membaca mana bisa dia membuat tulisan yang baik. Mau nulis apa saja sudah bingung. Hihihi

so?? keep writing & reading. Jangan cuma baca isi hati orang saja, nggak penting. Hahaha
Selasa, 08 September 2015

Sebilah hati diujung hari

Jatuh cinta,,,
Setiap yang punya hati pasti pernah merasakannya
Seakan cinta itu slalu melekat dihati,
Sebenarnya cinta itu apa?
Klo hati kan salah satu organ yang ada ditubuh kita..
Klo nggak salah hati berguna untuk mengatur suhu tubuh, dan menangkal racun yang tidak sengaja masuk kedalam tubuh
Koq tidak sengaja? Ya klo sengaja kalian pasti udah mati, coba aja makan racun tikus. Hahaha
Penyebutan istilah cinta sering dikaitkan dengan kata-kata yang memiliki konotasi negatif, seperti mabuk cinta, atau yang sering kita dengar jatuh cinta. Klo jatuh kan sakit, ya meski orang yang sedang kasmaran / jatuh cinta awalnya seneng banget, tapi nanti diakhir cerita bisa saja dia sakit karena telah jatuh cinta itu.
Klo penulis sendiri lebih suka menyebutnya baru kasmaran gitu aja. kasmaran berarti baru puncak2 nya mencintai seseorang dalam kondisi ini seorang yang kasmaran pasti baru bahagia, suka membayangkan hal-hal yang indah bersama sang pujaan hati. Lantas suatu saat  jadi kendor tingkat cintanya?? Bukan. Aku namakan kasmaran karena orang nya baru merasakan kegembiraan yang tiada tara ya mungkin baru merasakan pertama kali, dan diharapkan sampai akhir hayat tetap indah ceritanya. Tidak seperti jatuh cinta, atau mungkin mabuk cinta, kan seperti cinta itu disandingkan dengan hal2 yang buruk. Padahal cinta kan indah.
Asline gak jauh beda, cuma selera orang masing-masing dalam menciptakan istilah untuk dirinya masing-masing. Hihi
Sebuat saja namanya bastian, seorang pemuda yang tubuhnya kecil kurus kerontang, tingginya badan hanya 156cm, dan saat ini punya berat badan 45kg aja. Tuh ringan banget kan kayak kapas, ditiup angin sebentar udah kabur entah kearah mana. Eizzztt. Tapi jangan tanya sama pendirian dirinya, meski tubuhnya kurus, bastian punya pendirian yang teguh. Orangnya baik hati dan tidak sombong. Hahaha. Hla apa yang mau disombongin? Dalam cerita ini bastian akan dibuat menjadi orang yang tak punya apa-apa. Cuma punya nyali aja. Dia tak punya takut sedikitpun sama yang namanya masalah.
Itulah kenapa ada seorang cewek yang saat ini sedang kasmaran sama dia, namanya si bintang. Cewek mungil (juga) tapi anaknya cantik, punya wajah yang imut, keliatan baby face gitu. Anaknya rajin, suka menolong orang lain. Tapi sering kali sebelum dia menolong dia jahilin dulu. Hahaha
Eh, nggak gitu. Asal nih penulisnya ngarang cerita. Si bintang kan nggak pernah jahilin atau suka ngusilin temen-temennya. Yang ada dia nya malah diusilin sama teman-temannya. Apalagi jika si bintang baru deket2 sama bastian, udah diusilin habis-habisan sama temannya. Betapa jahatnya mereka. Tapi dibalik semua itu bintang dan teman-temannya selalu kompak. Nggak suka membenci atau lebih seringnya suka mendendam kayak kebanyakan cewek lain.
Kalian mau tahu apa yang dirasakan bastian saat ini? Mau tau aja apa mau tahu banget? Atau nggak mau tahu sama sekali? Ya udah klo nggak mau tahu jangan dilanjutkan bacanya. Ntar jadi ketagihan. Hhee
Bastian masih ingat betul kapan pertama kali dia melihat senyum si bintang, bukan senyum kepada si bastian, soalnya si bintang belum tahu sama si bastian. Bastiannya aja suka mencuri-curi mata pengen banget liat si bintang setiap hari.
Adalah si bintang yang saat itu sedang membuat masakan di dapur sekolah, saat itu klo tidak salah si bintang baru ada praktek masak-memasak sama temen-temen sekelas. Ia yang sedang asyik membuat kue pisang dilapisi coklat diatasnya. Entah dapat ide darimana ia menemukan resep itu yang jelas rasanya enak. Koq enak? Tahu dari mana? Ya udah anggap saja enak, banyak protes nih anak.
Bastian penasaran, bertanya-tanya dalam hati,lagi pada ngapain nih anak2. Rame banget kayak pasar burung. Rasa penasaran itu menariknya untuk mendekat ke tempat yang ramai itu. Sejenak dia bingung dengan yg dikerjakan anak2 itu. Katanya praktek memasak, koq mlah seperti main main pasaran anak kecil. Haha
Si bintang yg saat itu baru bikin banana cake tiba-tiba menawarkan masakan buatanya pada laki-laki yg dari tadi bengong kayak sapi ompong. "Mas, mau banana cake enggak? Enak hlo. 2000 dapet 3, hehe" sapa si bintang dengan nada lembut mengejutkan.
Bastian mendadak gugup, linglung sejenak, bukannya mengambil duit buat beli banana cake dari seorang cewek yang menyapanya tadi, tapi dia malah tambah bengong, pikirannya kacau, penuh tanda tanya? Bukan, pikirannya sedang gembira bukan main. Pikirannya tertuju pada seorang gadis yang baru bawa nampan berisikan banana cake tadi, tertuju pada wajah cantik jelita si bintang yang kini berada tepat dihadapannya.
"Mas, halloooo,, jadi beli tidak?" Sapaan itu memecah lamunan si bastian. "Eh jadi, jadi.. Berapa tadi? 1000 dapet 3 ya?" Sela bastian. "Yeeeee mas nya pura-pura nggak denger,2000 dapet 3 mas,, ini enak hlo.." Si gadis berwajah imut itu menyahut. Bastian cuma beli 3. Tapi di hatinya berniat ingin memborong semua banana cake tadi, kebetulan dia suka pisang sama coklat. Klo ada makanan yang berbau pisang pasti dia suka. Hehe kayak monyet aja. Haha
Bastian melangkah pergi dari ruangan dimana transaksi jual beli banana cake itu terjadi, yaelah namanya transaksi segala. Padahal cuma pengen ngajakin kenalan doank. Bastian mencari teman akrabnya yang menurutnya tahu nama gadis berwajah imut tadi, gadis penjaja banana cake. Adalah Agil yang ditanya paling pertama tentang gadis tadi, si Agil orang paling up to date masalah cewek. Hampir dia semacam server yang mengetahui segala macam seluk-beluk daftar cewek disana.
"Eh bro, tau namanya gadis yang didalam ruangan tadi nggak bro? Tanya bastian. "Enggak". Halahh,yang tadi bikin banana cake itu!! Masak gak tau?". "Enggak" jawab singkat si Agil. Dia sudah mencium tanda-tanda kalau bastian ngebet pengen tahu nama cewek yang ditanya tadi. Makanya dia pura-pura tidak tahu, dan aslinya Agil juga belum tahu persis cewek yang dimaksud bastian. Kan yang bikin banana cake tidak hanya satu. Makanya Agil nggak tahu persisnya.
"Yang itu broooo" seru bastian sambil menunjuk ke arah gadis penjaja banana cake tadi, kebetulan dia keluar dari ruangan, mau mengambil alat di loker pribadinya. Plakkk!" Pelan dikit napa bro, tuh liat orang-orang pada ngeliatin kamu" Agil mengingatkan. Eh, maaf maaf, refleks bro". Siapa namanya bro? Pasti tahu kan? Ayolah!" Bastian memaksa. "Namanya bintang bas" jawabnya singkat. Agil males menanggapi Bastian yang lagi penasaran pake banget sama gadis itu... Ya nama nya bintang. Gadis imut nan cantik jelita, yang nanti bakal mengisi hati, dan hari-hari si Bastian..

-to be continued-

Rabu, 02 September 2015

seberapa penting kuliah bagimu?

seberapa penting kuliah bagimu?
sangat penting, banget malah. kenapa? ya karena kuliah merubah pola pikir ku 180 derajat. dari yang dulunya aku cupu, setelah kuliah aku punya wawasan yang luas, secara keilmuwan bisa dikatakan lebih dewasa, meski kuliah hanya lanjutan dari tingkat SMA, tapi kuliah ada yang beda. bedanya di lingkungan tempat kita menuntut ilmu nya itu.
pernah dengar pepatah jawa, " ojo cedak-kebo gupak? " (jangan dekat-dekat kerbau, kalau kamu tidak mau kotor). hlo koq artinya panjang? ya emang artinya begitu, emang bahasa jawa sangat kaya akan ragam bahasa. tidak seperti bahasa indonesia yang sangat terbatas, mungkin karena bahasa indonesia baru diresmikan saat sumpah pemuda, hhhee
nah sama halnya dengan kuliah, kalau dulu dari sejak SD hingga SMA kebanyakan kita masih ngikut ortu di rumah, beda dengan kuliah, kita dituntut mandiri, ya meski nggak mandiri-mandiri amat, toh uang saku ya sering minta sama ortu. hhaa
kalian mau makan harus masak senidir, kalau ndak bisa masak kalian bisa jajan di warung-warung yang murah aja biar uang sakune bisa sampai akhir bulan itupun bagi yang punya ortu PNS, hla klo petani? yang biasa paling cepet panen 3-4 bulan sekali? masak iya harus nunggu masa panen baru dapet kiriman? hhahaha. nggak gitu guys, Allah adalah sebaik-baiknya Tuhan, Dia Maha Adil kepada setiap makhluknya, yakinlah meski kalian sesulit apapun, Allah tidak akan melupakan hamba-Nya jika kalian taqwa kepada-Nya. masalah rejeki Allah yang ngatur, kalian cukup berusaha dan berdoa, simple kan? nggak juga. hhhee
itu baru sebatas masalah perut guys, harus pintar2 mengatur keuangan masing-masing, kenapa? tahu sendiri biasanya abis kuliah langsung pada nikah. kebayang kan klo nggak belajar mandiri sejak kuliah, mau jadi apa rumah tangganya nanti.
Ibu kost, setiap mahasiswa pastinya pernah cekcok dengan namanya ibu kost. biasa cekcok klo udah akhir bulan, saat saat pembayaran sewa kamar, kalau masalah yang satu ini bu kost sangat tertib. lebih ganas daripada rentenir pasar yang suka nodong uang ke pedagang-pedagang yang punya utang sedikit, banyak laba didalamnya. nanti kalau mulutnya udah kalian amplopin ya takluk dengan sendirinya, hehehe
tidak ada peraturan yang mengikat kalian saat memasuki dunia perkulian, kalian mau bergaul dengan siapa saja, itu hak kalian. mau berhibernasi terus klo nggak ada jam kuliah itu hak kalian. baik buruknya mahasiswa ditentukan perilakunya masing-masing dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, bisa saat di kost-kost an, atau juga teman-teman kuliah. siapa yang mudah ikut-ikutan, dia yang akan rugi dengan sendirinya. ya kalau ikutan temen yang baik nggak ada masalah sih, yang jadi masalah kadang mereka lupa bagaimana cara memilih teman yang baik dan teman yang buruk. kebanyakan dari mereka lebih suka memanjakan egoisme masing-masing. jadi klo menurut mereka menyenangkan mereka langsung mengatakan ayo berangkat!!!, kalau kiranya nggak sreg, mereka bila ntar aku nyusul, tapi ujung-ujungnya nggak dateng.
disaat kalian bersosialisasi dengan teman-teman nongkrong, teman kuliah maupun teman yang lain, kalian akan menemukan wawasan baru yang sebelumnya tidak pernah kalian temui, saling bertukar pendapat, tukar pikiran maupun ide-ide yang kalau tidak cocok bisa dikombinasikan atau cuma ngikut orang yang paling dominan  di sebuah komunitas.
masalah keilmuan di bangku kuliah hanya menambah sedikit dari sebelumnya saat masih di bangku SMA, sebenarnya otak terasah dengan sendirinya saat kalian bersosialisasi mungkin saat presentasi di kelas, nongkrong di warung kopi maupun tempat yang lain. dimana faktor pertemanan akan mengubah pola pikir kalian yang sebelumnya cupu akan menjadi lebih alim, lebih bisa menghargai kepentingan orang lain, dan juga bisa saling sharing.
dari situlah, pola pikir kalian akan berubah dengan sendirinya. yang penulis rasakan ya guys, semenjak kuliah aku sering menemukan semacam pencerahan dari soal-soal yang diberikan oleh guru SMA dulu, kenapa koq baru sekarang pahamnya, kenapa nggak dari dulu? iya, soalnya dulu saat SMA kalian kurang serius, dan di bangku kuliah meski kalian nggak serius, tapi karena sering diskusi, sering sosialisasi otak kalian akan encer dengan sendirinya. kurang lebih seperti itu.


Selasa, 01 September 2015

Cina memang keren

Hai selamat sore, sore juga buat kamu yang baru-baru ini suka mencuri-curi waktu buat baca tulisanku. Hhhaaa
Kembali ke laptop, oh bukan, ini bukan acara empat mata atau bukan empat mata. Ini tulisanku, tulisan imajinasi belaka yang biasa aku tulis saat aku sedang galau. Kenapa? Asal kalian tahu aja ya, disaat kalian galau otak kalian akan terpicu 200% untuk membayangkan sesuatu yang menarik, entah itu suatu yang indah, yang menantang maupun sesuatu yang buruk tapi pengen kamu lakukan, tapi,, jangan guys, kalian tak seharusnya menjadi orang jahat. Jadilah orang baik yang suka menolong orang lain, suka membantu orang, baik hati tapi tidak sombong. Hhaahaa
Ngomong-ngomong masalah galau, sebenarnya aku baru baru ini menggalaui salah satu kegiatan baru aku di sebuah pondok pesantren. Ettss sorri ya guys, baru kali ini mau jujur klo sebenarnya aku anak pesantren, anak pesantren yang biasa-biasa aja tanpa keahlian layaknya santri beken. Kenapa? Pesantren aku itu beraliran salafiyah. Biasa orang-orang e kebanyakan pintar mimpin doa, pintar mimpin tahlil, yasinan, kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Nah aku tak ada yang paham sama sekali sama kegiatan tersebut, ya dulu pernah ikutan, tapi sejak kuliah di jogja, semuanya jadi lupa. Lupa juga dulu pernah mondok di pesantren salaf. Dulu mondok e cuma 3 tahun doank sih. Dan juga cuma ikutan madrasah sore doank. Klo pagi masih sekolah di SMA keren dan paling beken di kota kelahiranku, iya mondok nya dulu juga masih satu kota sama kampung halaman, klo mau balik gak perlu ijin gak perlu pamitan langsung balik aja, ehh jangan ditiru ya guys, ini buruk..
Oke lanjut aja, kegalauan ku semata-mata bukan karena lupa akan kegiatan diatas tadi atau bukan, sebenarnya hanya masalah sepele, masalah status doank sih, aku yang masih jomblo, belum pernah pacaran, dll ( tahu sendiri nasibnya jomblo gimana? Dan kalian pasti juga tahu, penyebab mereka masih jomblo selama ini. Iya kebanyakan masalah ..... (Tiiiiitt) ... Sensored. Gak baik diceritakan disini.
Aku yang jomblo diminta, sebenarnya gak diminta sih, lebih ke menawarkan diri, ya ini emang sifatku, suka menawarkan diri biar cepet laku, eh malah gak laku laku sampai sekarang. Kasihan ya? Biarrrrriiiiiinnn....
Aku memegang extrakurikuller di ponpes yang aku tempati dulu. Ceritanya nih aku udah balik kepondok. Dan pondok nya udah beda dengan jamanku dulu, dulu belum ada sekolah formal di dalam, sekarang udah ada, makanya aku diminta ngisi / menjadi pengampu salah satu extrakurikuller. Aku ngisi extra administrasi, kalau kalian bingung guys, lebih enaknya dinamakan extra komputer, hla iya wong yang diajarkan ya cuma sebatas mengetik di ms word, bikin presentasi pake ms powerpoint, dll
Nah, yang ikutan ekstra komputer ternyata banyak juga, kirain yang daftar cuma 10-15 orang eh, malah nyampe 35 orang, mana kemarin waktu pertemuan pertama masih ada beberapa adik santri yang mau ikutan daftar extra komputer, mungkin mereka kepepet, soale tiap hari harus ikutan extra. Ya gitu deh, silakan bayangin sendiri, klo nggak bisa bayangin mondok aja ke ponpes dimana aku tinggal saat ini.
Adik2 santri ada yang cowok ada juga yang cewek, kebetulan aku cowok, klo pas ngajar gitu misal ada cewek yang mau menanyakan pelajaran ke aku, aku sendiri yang malah grogi, bukan grogi sih tapi sengaja aku menjaga jarak, tahu sendiri umur udah segini masih jomblo, pasti jadi primadona setiap cewek yang kenal sama aku. Wkwkwkw *tepok jidat*
Nah galau nya disitu, santri cowok dan santri cewek dilarang saling berdekatan, tapi disini sebenarnya aku udah menjadi layaknya seorang guru, klo guru harus e bisa mengayomi seluruh kelas, menjadi contoh yang baik buat murid2nya, bisa membantu persoalan yang baru ditemuin murid2nya, aku malah menjauh, ya aku merasa kasihan sama santriwati yang asline minta tolong diajarin komputer, eh malah disangka ada tempe dibalik batu sama pengurus pondok, kasihan e bukan karena aku yang dimarahin tapi klo santriwatine gimana? Mereka tahu apa? Hei, mereka mau belajar guys, bukan berarti deket sama orang jomblo itu ada sesuatu, tapi emang kalau mau belajar masak dilarang?? Kalian yang minta aku suruh mengajar, tapi malah kau batasin kegiatan mengajarku. Aku pernah bekerja dibawah asuhan tangan cina, cina itu keren abis, professional banget, misal klo ngajar mereka bisa loss, murid bener2 harus paham sedetil mungkin. Bukan malah dibatasin, nanti kamu jangan dekat2. Diam aja dikelas, gak usah banyak tanya. Heyyy brooo!!! Mereka mau belajar, biarkan mereka berexplorasi sebebas mungkin. Jangan batasin mereka klo mereka mau belajar, silakan aja kalian ketatkan aturan saat diluar jam belajar. Klo didalam jam belajar, kalian bikin spaneng aja. Buat hati mereka senyaman mungkin, sesenang mungkin. Klo sudah keluar kelas silakan kembali ke aturan awal.
Memang menjadi guru yang baik itu tidak semudah yang dibayangkan guys, masih banyak orang hidup didunia ini sok peduli, tapi asline mereka iri, dan suka mencari-cari kesalahan. Peduli itu bagus, tapi klo sok-sokan kan ya jelek.
Ya nggak guys????

Minggu, 30 Agustus 2015

30 agustus 2015

Hai bintang,,,
Sejak mengenalmu, sejak saat itu pula aku bagai bom waktu yang meledak, koq bisa? Ya, setiap manusia punya rasa ingin diperhatiin, ingin memiliki, ingin menyayangi dan banyak keinginan yang lain. Aku salah satunya, bom waktuku berupa rasa ingin yang banyak itu, sudah lama. Saking lamanya kadang sampe lupa kalau aku punya rasa seperti itu.
Tapi, mau bagaimana lagi? Banyak temen-temenku yang sering kali mengusik rasa itu, hanya celoteh aneh yang kadang asal keluar dari mulut yang menganga itu.
Aku yang tak pernah mengerti rasanya di perhatiin. Gak pernah tahu rasanya ditanya udah makan belum? Atau yang lebih aneh lagi udah sikatan belum tadi pas mandi? Hhaha.
Hingga suatu hari aku tahu ada lesung pipi diwajah seorang wanita. Wah alangkah manisnya senyum wanita itu, pernah berharap aku sesekali dia senyum padaku. Tapi, ah aku siapa? Aku orang yang suka berandai-andai, paling suka berharap akan segala sesuatu. Seiring dewasanya waktu aku pun tahu, semua yang aku harapkan belum tentu menjadi kenyataan.
...
Hey, mimpi apa aku semalam? Dia membalas pesanku? Jangan2 bukan nomornya? Kemarin saja ketemu dia ketus banget. Sempat berfikir gak bakal dia akan menjawab satupun pertanyaanku.
...
Sore ini, langit mendung, tak ada satu bintang yang muncul. Aku sedih. Hati ini ikut mendung, bermuram durja seakan tak mau mendengarkan semua omongan yang ada disekelilingku. Padahal kemarin malam bulan purnama sedang indah-indahnya. Sore ini berbalik 180°, mendung, gelap, tak ada rembulan, apalagi bintang bersinar.
...

...aku tak mau tertawa, perut lapar ini pun tak mau berbuat apa.