Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Jumat, 25 Maret 2016

Pulih

Didiamkan selama seminggu, ah rasanya sudah kayak mayat hidup. Tubuh nggak sakit, tapi selalu merasa gemetar. Aku nggak tahu apa itu namanya.
Akhirnya ku coba untuk berani menanyakannya. Dimana salahku? Kalau terus begini. Hanya pikiran kotor yang slalu menyelimutiku.
Ku beranikan bertanya hanya ingin tahu isi hatinya. Butuh keberanian memang. Tapi harus aku lakukan. Kalau nggak, masalah ini tak akan pernah selesai dengan sendirinya. Hanya butuh sedikit untaian kata untuk bisa saling mengerti.
Melihat dia tersenyum lepas kepadaku lagi sungguh melegakan. Masalah kemarin bisa dikatakan salah paham belaka. Tapi sudah lah, aku tak mau membahasnya. Yang penting aku sudah bisa melihat senyum cerahnya lagi.
Jadi inget pertama kali, kenapa aku bisa suka sama dia. Bikin ketawa ketiwi sendiri. Hihihi
Sekarang dia udah gedhe beneran, lebih cepat dewasa dari yang pernah aku bayangkan. Keren...
Jadikan pelajaran.. :-)
Terima kasih bintangku. Terima kasih telah menerima diri ini yang sangat telat mikir (telmi) untuk mengerti keadaanmu. :-)

0 komentar: