Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Rabu, 27 April 2016

Kaget

Kamis, aku terbangun dari tidur, belum ada suara apa-apa seperti biasanya. Aku cek jam di handphone ku, astaga baru pukul 00:38 malam.
Aku keluar dari kamar, pengen buang air. Pintu kamar ku buka, astaga beberapa tikar masih berserakan di depan kamar. Sebelum tidur digunakan anak-anak nongkrong di depan situ ternyata belum dibereskan, ada 2 tiker, yang satu sudah tergulung rapi, yang satunya masih seperti keadaan sebelum aku tidur.
Reflek ku langsung melipat tiker tersebut, aku rapikan bersama satunya. Aku lanjut ke kamar mandi menuntaskan misi.
Keadaan sunyi senyap, hanya terdengar suara mp3 yang ku putar dari youtube, akhir-akhir ini baru suka mp3 ini, entah kenapa, biasane bosan klo dengar dari horn masjid atau sebagainya.
...
Belum kembali menapakkan kaki ke kasur, ada 2 anak keluar dari gank samping. Ehhh jam segini? Habis pada ngapain? Tak beberapa lama kemudian disusul yang lain, astagaaaaa.. Total dari mereka 19 orang. Beserta 1 orang yang sering bintang sebut setiap malam harus berhadapan dengan nya...
...
Sampai jam segini... Mau bilang kasihan? Katanya itu untuk pendidikan mereka. Biarlah... Mereka kelak bisa jadi orang hebat ditangan sang dwi...
Amin

Lampu di aula masih terlihat jelas belum mati, masih ada beberapa orang disana. Mungkin persiapan mau tidur setelah ya habis menghadap sang dwi. Mungkin..
Bbbbbtttt.. Tiba-tiba lampu dimatikan, masih ada lampu-lampu bersinar dari lantai, beberapa lampu layar menyorot jelas ke arah dinding-dinding aula. Ternyata..
Yah, aku baru tahu sekarang. Tak perlu ada yang ku cemaskan, saatnya kembali ke kasur buat tidur. Besok pagi banyak kerjaan. Harus menemani sang partner ke kantor imigrasi...
Ada nasabah yang masih bingung belum bisa menyelesaikan administrasi, padahal bentar lagi akan menunaikan ibadah ke tanah suci, semoga lancar..

0 komentar: