...
Sejak tadi dering telepon andre terus berdering, dia sengaja tak mengangkat telepon nya itu, karena dia tahu jika telepon itu ia angkat maka akan terdengar suara perempuan yang bakal ngomelin dia seharian penuh.
Masih jam 8 pagi, lalu lintas tak sepadat hari-hari aktif seperti biasanya, hari sabtu memang enaknya buat istirahat. Itu yang sebenarnya pengen andre lakukan. Tapi pekerjaan menghalanginya. Hanya sehari dalam seminggu yang dia bisa gunakan untuk berkumpul bersama keluarga.
Melihat sekeliling ternyata tak hanya andre yang terjebak keadaan seperti itu, masih ada beberapa kawan-kawannya di balik dinding kaca.
...
Telepon masih berdering tak ada matinya, membuat andre juga rada jengkel dibuatnya. 23 panggilan tak terjawab sekilas andre melihat layar kaca teleponnya. Terpaksa dia angkat. Langsung terdengar suara manja namun penuh amarah disaluran teleponnya. "Sayaaaanggg, kenapa teleponnya nggak diangkat-angkat? Sengaja kan? Klo sabtu begini kan kerjaannya nggak terlalu numpuk, awas ya!!!" Gertak suara perempuan di sambungan telepon. Andre hanya tertawa cekikan, tak menjawab secara langsung malah dibalas dengan ketawa geli sambil meletakkan telepon di samping kiri wajahnya...
"Kenapa tadi nggak bangunin aku yang? Gitu ya? Awas, nanti sore gak bakal aku masakin nasi lagi. Salah siapa ninggal-ninggal aku sendirian di rumah! Mana nggak pamit. Hhmmm
...
" hehehe.. Hahaha.." Andre tertawa dengan puasnya. Dia sengaja membiarkan istrinya masih terbaring di kasur saat dia berangkat kerja tadi, matahari sudah meninggi, tapi istrinya belum bangun. Mungkin dia capek. Makanya sering dia tinggalkan istrinya seorang diri dirumah, dia nggak tega mengganggu mimpi indah istrinya. Semalam istrinya pulang agak larut, seperti hari-hari biasanya menjelang weekend, dia harus menyelesaikan segala urusan di kantornya. Makanya andre tak pernah mengganggu istrinya jika masih ada ditempat tidur seperti tadi.
...
"Tadi nggak sarapan yang?" Tanya sang istri. "Sarapan dek, habis banyak koq!" Hla koq makanan dimeja nggak ada yang berkurang yang? "Iya tadi cuma banyak minum susu sama air putih. Hahaha..
" awas ya klo nanti balik dari kantor. Gak aku masakin sekalian, yayang begitu sih". "Eh kamu belum mandi ya yang?" Tanya andre. "Hehe belum yang, ni masih kucel. Hahaha.." Jawab sang istri. Wuuuuu" gerutu andre.
"Yang!"
"Apa?"
"Adek bobok lagi aja ya,masih ngantuk, hehe"
"Hmmmm, iya deh iya. Tapi jangan lupa nanti masakin buat aku yak! Haha"
"Ogaahhhhhhhh, adek cuma mau tidur-tiduran seharian di rumah, gak bakal masak-masak dan juga mandi"
"Joroooookkkkk yang"
"Biarin yang, mumpung kamu nggak di rumah. Wekkk"
Percakapan ditutup, andre meletakkan telepon gengamnya di atas meja. Dia berniat pulang cepat. Pengen segera merasakan weekend.
Pulang dari kantor andre mampir di sebuah swalayan yang menyediakan berbagai jenis makanan, dia memesan 2 buah nasi dengan lauk telor mata sapi.
...
"Bintanggggggggg, bukain pintunya sayang. Aku udah pulang nih"
"Lewat pintu belakanggggggg" terdengar teriakan dari dalam rumah
Andre menyusuri rumahnya. Baru sampai jendela kamar utamanya, tiba-tiba jendela terbuka. Guling besar melayang tepat diatas kepalanya di sambut wajah lusuh istrinya yang sejak tadi tak keluar dari kamar.. "Aduuuuuuoooohhhhh" andre mengusap2 kepalanya.

0 komentar:
Posting Komentar