Rembulan tanggal 17, sudah tak seperti tanggal 14 ato tanggal 15 kemarin. Bulan purnama memang membuat tentram di hati klo dipandang. Klo aku suka mandangnya klo udah di tengah malam. Kenapa? Mandangnya bisa sambil tiduran di halaman dengan alas tiker ato pakai kursi malas, haha
Nggak cukup itu, harus dengan langit cerah trus tanpa ada awan ato berkabut, nggak asik.. Ganggu pemandangan.
Jika kamu tahu? Klo bulan purnama trus pas tengah malam, jam 12 nanti cuma kelihatan bulan purnama sama 1 bintang doank yang bakal terlihat. Bintang2 yang lain meredup, bisa dikatakan cahaya mereka hilang ditelan cahaya rembulan tapi tidak dengan bintang yang satu itu...
Nggak percaya? Silakan dicoba..
Saat saat purnama adalah saat yang tepat untuk merenung, bukan melamun hlo ya! Klo melamun kan kayak orang gila, klo merenung kan orangnya berfikir, berfikir yang baik, berfikir yang jernih dan juga bisa memikirkan yang jahat-jahat. Hahaha itu edisi klo lagi kesurupan, makanya jangan banyakan menyendiri. Hahaha
Mas mas, tumben bikin tulisan? Iya tadi sore soalnya dapet request buat nulis, makanya aku paksa2in nulis di blog. Secara naluri, klo diri ini sebenarnya nggak pandai2 amat dengan namanya mengarang cerita, apalagi klo harus mengarang yang tak pernah aku alami, sulit pake banget. Justru klo hati sedang gak ada masalah ato sedang senang malah sulit bikin tulisan, mau bikin tulisan itu malah males banget.. Tahu kenapa? Aku juga bingung. Aneh.. Haha
Bikin tulisan klo aku paling kenceng pas waktu ada masalah, atau sedang sedih. Apa ya? Kayak hati saat itu mengerti apa yang harus ku tulis, mengalir begitu saja. Dan anehnya lagi dari segi kualitas mengena atau tidaknya dalam hati pembaca justru yang tulisan saat sedih itu yang bernilai bagus.. Eh bintang, bukan berarti aku pengen sedih terus ya!! Please... Jangan bikin aku anyel meneh, andai engkau tahu, tiap kali dikau cemberut ke aku, hati ini serasa tergerus, muncul sekali banyak pertanyaan yang aneh2, semacam apa aku jahat? Apa aku nggak peka? Apa aku kurang baik? Kurang perhatian? Atau... Ah sudahlah.. Aku nggak mau terus terusan larut dalam kesedihan, bolehlah sedih sesekali tapi jangan terus menerus, lama-lama hati ini rontok taukkkk.. Yak yakk, senyum terus yak ke aku. Hahaha :-D
Oh ya, klo boleh bilang, akhir-akhir ini koq malah aku ya yang sering ngimpiin bintang. Tenan, suwerr.. Aneh saja, padahal dulu jarang banget. Paling sebulan sekali.. Apa???? Ah, tau ah.. Nggak usah bilang2. Hahaha.. Nanti kamu ge'er lagi...
Oh ya bintang, masih inget dengan detective ruslan? Sudah lupa ya? Ya udah deh.. Sampai saat ini dia masih bingung mencari-cari sesuatu tentang kamu, sebenarnya dia pengen jual mahal, diem2 hanya mengamati keseharian mu, tapi ujung2nya dia gagal, sering ketahuan mengamati dirimu, hahaha
Kayaknya nggak cocok yak jadi detektif? Mmmm mungki jadi pinokio aja klo ketahuan bo'ong nanti hidungnya jadi mancung kayak turis2. Wkwkw
Mau denger kata romantis? Semacam bapak kamu tukang tambal ban ya? Koq tahu? Iya karena kamu telah menambal lubang di hatiku.. Basiiiii
Tau sendiri aku nggak romantis, hanya orang yang suka menyendiri, mengagumi seseorang yang selama ini aku suratkan dalam tulisan tulisan konyol ini. Aku sih pengennya dia yang terus menjadi tokoh utama di semua tulisan ini. Tak peduli ada yang baca atau tidak, karena tujuanku menulis bukan hanya untuk jadi populer layaknya tere liye atau jk rowling, hanya sekedar mengurai berbagai masalah yang mengusik hati, dan itu yang membuatku cinta menulis.

0 komentar:
Posting Komentar