Copyright © Diary Lamunan Sore
Design by Dzignine
Selasa, 01 September 2015

Cina memang keren

Hai selamat sore, sore juga buat kamu yang baru-baru ini suka mencuri-curi waktu buat baca tulisanku. Hhhaaa
Kembali ke laptop, oh bukan, ini bukan acara empat mata atau bukan empat mata. Ini tulisanku, tulisan imajinasi belaka yang biasa aku tulis saat aku sedang galau. Kenapa? Asal kalian tahu aja ya, disaat kalian galau otak kalian akan terpicu 200% untuk membayangkan sesuatu yang menarik, entah itu suatu yang indah, yang menantang maupun sesuatu yang buruk tapi pengen kamu lakukan, tapi,, jangan guys, kalian tak seharusnya menjadi orang jahat. Jadilah orang baik yang suka menolong orang lain, suka membantu orang, baik hati tapi tidak sombong. Hhaahaa
Ngomong-ngomong masalah galau, sebenarnya aku baru baru ini menggalaui salah satu kegiatan baru aku di sebuah pondok pesantren. Ettss sorri ya guys, baru kali ini mau jujur klo sebenarnya aku anak pesantren, anak pesantren yang biasa-biasa aja tanpa keahlian layaknya santri beken. Kenapa? Pesantren aku itu beraliran salafiyah. Biasa orang-orang e kebanyakan pintar mimpin doa, pintar mimpin tahlil, yasinan, kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya. Nah aku tak ada yang paham sama sekali sama kegiatan tersebut, ya dulu pernah ikutan, tapi sejak kuliah di jogja, semuanya jadi lupa. Lupa juga dulu pernah mondok di pesantren salaf. Dulu mondok e cuma 3 tahun doank sih. Dan juga cuma ikutan madrasah sore doank. Klo pagi masih sekolah di SMA keren dan paling beken di kota kelahiranku, iya mondok nya dulu juga masih satu kota sama kampung halaman, klo mau balik gak perlu ijin gak perlu pamitan langsung balik aja, ehh jangan ditiru ya guys, ini buruk..
Oke lanjut aja, kegalauan ku semata-mata bukan karena lupa akan kegiatan diatas tadi atau bukan, sebenarnya hanya masalah sepele, masalah status doank sih, aku yang masih jomblo, belum pernah pacaran, dll ( tahu sendiri nasibnya jomblo gimana? Dan kalian pasti juga tahu, penyebab mereka masih jomblo selama ini. Iya kebanyakan masalah ..... (Tiiiiitt) ... Sensored. Gak baik diceritakan disini.
Aku yang jomblo diminta, sebenarnya gak diminta sih, lebih ke menawarkan diri, ya ini emang sifatku, suka menawarkan diri biar cepet laku, eh malah gak laku laku sampai sekarang. Kasihan ya? Biarrrrriiiiiinnn....
Aku memegang extrakurikuller di ponpes yang aku tempati dulu. Ceritanya nih aku udah balik kepondok. Dan pondok nya udah beda dengan jamanku dulu, dulu belum ada sekolah formal di dalam, sekarang udah ada, makanya aku diminta ngisi / menjadi pengampu salah satu extrakurikuller. Aku ngisi extra administrasi, kalau kalian bingung guys, lebih enaknya dinamakan extra komputer, hla iya wong yang diajarkan ya cuma sebatas mengetik di ms word, bikin presentasi pake ms powerpoint, dll
Nah, yang ikutan ekstra komputer ternyata banyak juga, kirain yang daftar cuma 10-15 orang eh, malah nyampe 35 orang, mana kemarin waktu pertemuan pertama masih ada beberapa adik santri yang mau ikutan daftar extra komputer, mungkin mereka kepepet, soale tiap hari harus ikutan extra. Ya gitu deh, silakan bayangin sendiri, klo nggak bisa bayangin mondok aja ke ponpes dimana aku tinggal saat ini.
Adik2 santri ada yang cowok ada juga yang cewek, kebetulan aku cowok, klo pas ngajar gitu misal ada cewek yang mau menanyakan pelajaran ke aku, aku sendiri yang malah grogi, bukan grogi sih tapi sengaja aku menjaga jarak, tahu sendiri umur udah segini masih jomblo, pasti jadi primadona setiap cewek yang kenal sama aku. Wkwkwkw *tepok jidat*
Nah galau nya disitu, santri cowok dan santri cewek dilarang saling berdekatan, tapi disini sebenarnya aku udah menjadi layaknya seorang guru, klo guru harus e bisa mengayomi seluruh kelas, menjadi contoh yang baik buat murid2nya, bisa membantu persoalan yang baru ditemuin murid2nya, aku malah menjauh, ya aku merasa kasihan sama santriwati yang asline minta tolong diajarin komputer, eh malah disangka ada tempe dibalik batu sama pengurus pondok, kasihan e bukan karena aku yang dimarahin tapi klo santriwatine gimana? Mereka tahu apa? Hei, mereka mau belajar guys, bukan berarti deket sama orang jomblo itu ada sesuatu, tapi emang kalau mau belajar masak dilarang?? Kalian yang minta aku suruh mengajar, tapi malah kau batasin kegiatan mengajarku. Aku pernah bekerja dibawah asuhan tangan cina, cina itu keren abis, professional banget, misal klo ngajar mereka bisa loss, murid bener2 harus paham sedetil mungkin. Bukan malah dibatasin, nanti kamu jangan dekat2. Diam aja dikelas, gak usah banyak tanya. Heyyy brooo!!! Mereka mau belajar, biarkan mereka berexplorasi sebebas mungkin. Jangan batasin mereka klo mereka mau belajar, silakan aja kalian ketatkan aturan saat diluar jam belajar. Klo didalam jam belajar, kalian bikin spaneng aja. Buat hati mereka senyaman mungkin, sesenang mungkin. Klo sudah keluar kelas silakan kembali ke aturan awal.
Memang menjadi guru yang baik itu tidak semudah yang dibayangkan guys, masih banyak orang hidup didunia ini sok peduli, tapi asline mereka iri, dan suka mencari-cari kesalahan. Peduli itu bagus, tapi klo sok-sokan kan ya jelek.
Ya nggak guys????

0 komentar: