Jatuh cinta,,,
Setiap yang punya hati pasti pernah merasakannya
Seakan cinta itu slalu melekat dihati,
Sebenarnya cinta itu apa?
Klo hati kan salah satu organ yang ada ditubuh kita..
Klo nggak salah hati berguna untuk mengatur suhu tubuh, dan menangkal racun yang tidak sengaja masuk kedalam tubuh
Koq tidak sengaja? Ya klo sengaja kalian pasti udah mati, coba aja makan racun tikus. Hahaha
Penyebutan istilah cinta sering dikaitkan dengan kata-kata yang memiliki konotasi negatif, seperti mabuk cinta, atau yang sering kita dengar jatuh cinta. Klo jatuh kan sakit, ya meski orang yang sedang kasmaran / jatuh cinta awalnya seneng banget, tapi nanti diakhir cerita bisa saja dia sakit karena telah jatuh cinta itu.
Klo penulis sendiri lebih suka menyebutnya baru kasmaran gitu aja. kasmaran berarti baru puncak2 nya mencintai seseorang dalam kondisi ini seorang yang kasmaran pasti baru bahagia, suka membayangkan hal-hal yang indah bersama sang pujaan hati. Lantas suatu saat jadi kendor tingkat cintanya?? Bukan. Aku namakan kasmaran karena orang nya baru merasakan kegembiraan yang tiada tara ya mungkin baru merasakan pertama kali, dan diharapkan sampai akhir hayat tetap indah ceritanya. Tidak seperti jatuh cinta, atau mungkin mabuk cinta, kan seperti cinta itu disandingkan dengan hal2 yang buruk. Padahal cinta kan indah.
Asline gak jauh beda, cuma selera orang masing-masing dalam menciptakan istilah untuk dirinya masing-masing. Hihi
Sebuat saja namanya bastian, seorang pemuda yang tubuhnya kecil kurus kerontang, tingginya badan hanya 156cm, dan saat ini punya berat badan 45kg aja. Tuh ringan banget kan kayak kapas, ditiup angin sebentar udah kabur entah kearah mana. Eizzztt. Tapi jangan tanya sama pendirian dirinya, meski tubuhnya kurus, bastian punya pendirian yang teguh. Orangnya baik hati dan tidak sombong. Hahaha. Hla apa yang mau disombongin? Dalam cerita ini bastian akan dibuat menjadi orang yang tak punya apa-apa. Cuma punya nyali aja. Dia tak punya takut sedikitpun sama yang namanya masalah.
Itulah kenapa ada seorang cewek yang saat ini sedang kasmaran sama dia, namanya si bintang. Cewek mungil (juga) tapi anaknya cantik, punya wajah yang imut, keliatan baby face gitu. Anaknya rajin, suka menolong orang lain. Tapi sering kali sebelum dia menolong dia jahilin dulu. Hahaha
Eh, nggak gitu. Asal nih penulisnya ngarang cerita. Si bintang kan nggak pernah jahilin atau suka ngusilin temen-temennya. Yang ada dia nya malah diusilin sama teman-temannya. Apalagi jika si bintang baru deket2 sama bastian, udah diusilin habis-habisan sama temannya. Betapa jahatnya mereka. Tapi dibalik semua itu bintang dan teman-temannya selalu kompak. Nggak suka membenci atau lebih seringnya suka mendendam kayak kebanyakan cewek lain.
Kalian mau tahu apa yang dirasakan bastian saat ini? Mau tau aja apa mau tahu banget? Atau nggak mau tahu sama sekali? Ya udah klo nggak mau tahu jangan dilanjutkan bacanya. Ntar jadi ketagihan. Hhee
Bastian masih ingat betul kapan pertama kali dia melihat senyum si bintang, bukan senyum kepada si bastian, soalnya si bintang belum tahu sama si bastian. Bastiannya aja suka mencuri-curi mata pengen banget liat si bintang setiap hari.
Adalah si bintang yang saat itu sedang membuat masakan di dapur sekolah, saat itu klo tidak salah si bintang baru ada praktek masak-memasak sama temen-temen sekelas. Ia yang sedang asyik membuat kue pisang dilapisi coklat diatasnya. Entah dapat ide darimana ia menemukan resep itu yang jelas rasanya enak. Koq enak? Tahu dari mana? Ya udah anggap saja enak, banyak protes nih anak.
Bastian penasaran, bertanya-tanya dalam hati,lagi pada ngapain nih anak2. Rame banget kayak pasar burung. Rasa penasaran itu menariknya untuk mendekat ke tempat yang ramai itu. Sejenak dia bingung dengan yg dikerjakan anak2 itu. Katanya praktek memasak, koq mlah seperti main main pasaran anak kecil. Haha
Si bintang yg saat itu baru bikin banana cake tiba-tiba menawarkan masakan buatanya pada laki-laki yg dari tadi bengong kayak sapi ompong. "Mas, mau banana cake enggak? Enak hlo. 2000 dapet 3, hehe" sapa si bintang dengan nada lembut mengejutkan.
Bastian mendadak gugup, linglung sejenak, bukannya mengambil duit buat beli banana cake dari seorang cewek yang menyapanya tadi, tapi dia malah tambah bengong, pikirannya kacau, penuh tanda tanya? Bukan, pikirannya sedang gembira bukan main. Pikirannya tertuju pada seorang gadis yang baru bawa nampan berisikan banana cake tadi, tertuju pada wajah cantik jelita si bintang yang kini berada tepat dihadapannya.
"Mas, halloooo,, jadi beli tidak?" Sapaan itu memecah lamunan si bastian. "Eh jadi, jadi.. Berapa tadi? 1000 dapet 3 ya?" Sela bastian. "Yeeeee mas nya pura-pura nggak denger,2000 dapet 3 mas,, ini enak hlo.." Si gadis berwajah imut itu menyahut. Bastian cuma beli 3. Tapi di hatinya berniat ingin memborong semua banana cake tadi, kebetulan dia suka pisang sama coklat. Klo ada makanan yang berbau pisang pasti dia suka. Hehe kayak monyet aja. Haha
Bastian melangkah pergi dari ruangan dimana transaksi jual beli banana cake itu terjadi, yaelah namanya transaksi segala. Padahal cuma pengen ngajakin kenalan doank. Bastian mencari teman akrabnya yang menurutnya tahu nama gadis berwajah imut tadi, gadis penjaja banana cake. Adalah Agil yang ditanya paling pertama tentang gadis tadi, si Agil orang paling up to date masalah cewek. Hampir dia semacam server yang mengetahui segala macam seluk-beluk daftar cewek disana.
"Eh bro, tau namanya gadis yang didalam ruangan tadi nggak bro? Tanya bastian. "Enggak". Halahh,yang tadi bikin banana cake itu!! Masak gak tau?". "Enggak" jawab singkat si Agil. Dia sudah mencium tanda-tanda kalau bastian ngebet pengen tahu nama cewek yang ditanya tadi. Makanya dia pura-pura tidak tahu, dan aslinya Agil juga belum tahu persis cewek yang dimaksud bastian. Kan yang bikin banana cake tidak hanya satu. Makanya Agil nggak tahu persisnya.
"Yang itu broooo" seru bastian sambil menunjuk ke arah gadis penjaja banana cake tadi, kebetulan dia keluar dari ruangan, mau mengambil alat di loker pribadinya. Plakkk!" Pelan dikit napa bro, tuh liat orang-orang pada ngeliatin kamu" Agil mengingatkan. Eh, maaf maaf, refleks bro". Siapa namanya bro? Pasti tahu kan? Ayolah!" Bastian memaksa. "Namanya bintang bas" jawabnya singkat. Agil males menanggapi Bastian yang lagi penasaran pake banget sama gadis itu... Ya nama nya bintang. Gadis imut nan cantik jelita, yang nanti bakal mengisi hati, dan hari-hari si Bastian..
-to be continued-

0 komentar:
Posting Komentar