seberapa penting kuliah bagimu?
sangat penting, banget malah. kenapa? ya karena kuliah merubah pola pikir ku 180 derajat. dari yang dulunya aku cupu, setelah kuliah aku punya wawasan yang luas, secara keilmuwan bisa dikatakan lebih dewasa, meski kuliah hanya lanjutan dari tingkat SMA, tapi kuliah ada yang beda. bedanya di lingkungan tempat kita menuntut ilmu nya itu.
pernah dengar pepatah jawa, " ojo cedak-kebo gupak? " (jangan dekat-dekat kerbau, kalau kamu tidak mau kotor). hlo koq artinya panjang? ya emang artinya begitu, emang bahasa jawa sangat kaya akan ragam bahasa. tidak seperti bahasa indonesia yang sangat terbatas, mungkin karena bahasa indonesia baru diresmikan saat sumpah pemuda, hhhee
nah sama halnya dengan kuliah, kalau dulu dari sejak SD hingga SMA kebanyakan kita masih ngikut ortu di rumah, beda dengan kuliah, kita dituntut mandiri, ya meski nggak mandiri-mandiri amat, toh uang saku ya sering minta sama ortu. hhaa
kalian mau makan harus masak senidir, kalau ndak bisa masak kalian bisa jajan di warung-warung yang murah aja biar uang sakune bisa sampai akhir bulan itupun bagi yang punya ortu PNS, hla klo petani? yang biasa paling cepet panen 3-4 bulan sekali? masak iya harus nunggu masa panen baru dapet kiriman? hhahaha. nggak gitu guys, Allah adalah sebaik-baiknya Tuhan, Dia Maha Adil kepada setiap makhluknya, yakinlah meski kalian sesulit apapun, Allah tidak akan melupakan hamba-Nya jika kalian taqwa kepada-Nya. masalah rejeki Allah yang ngatur, kalian cukup berusaha dan berdoa, simple kan? nggak juga. hhhee
itu baru sebatas masalah perut guys, harus pintar2 mengatur keuangan masing-masing, kenapa? tahu sendiri biasanya abis kuliah langsung pada nikah. kebayang kan klo nggak belajar mandiri sejak kuliah, mau jadi apa rumah tangganya nanti.
Ibu kost, setiap mahasiswa pastinya pernah cekcok dengan namanya ibu kost. biasa cekcok klo udah akhir bulan, saat saat pembayaran sewa kamar, kalau masalah yang satu ini bu kost sangat tertib. lebih ganas daripada rentenir pasar yang suka nodong uang ke pedagang-pedagang yang punya utang sedikit, banyak laba didalamnya. nanti kalau mulutnya udah kalian amplopin ya takluk dengan sendirinya, hehehe
tidak ada peraturan yang mengikat kalian saat memasuki dunia perkulian, kalian mau bergaul dengan siapa saja, itu hak kalian. mau berhibernasi terus klo nggak ada jam kuliah itu hak kalian. baik buruknya mahasiswa ditentukan perilakunya masing-masing dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, bisa saat di kost-kost an, atau juga teman-teman kuliah. siapa yang mudah ikut-ikutan, dia yang akan rugi dengan sendirinya. ya kalau ikutan temen yang baik nggak ada masalah sih, yang jadi masalah kadang mereka lupa bagaimana cara memilih teman yang baik dan teman yang buruk. kebanyakan dari mereka lebih suka memanjakan egoisme masing-masing. jadi klo menurut mereka menyenangkan mereka langsung mengatakan ayo berangkat!!!, kalau kiranya nggak sreg, mereka bila ntar aku nyusul, tapi ujung-ujungnya nggak dateng.
disaat kalian bersosialisasi dengan teman-teman nongkrong, teman kuliah maupun teman yang lain, kalian akan menemukan wawasan baru yang sebelumnya tidak pernah kalian temui, saling bertukar pendapat, tukar pikiran maupun ide-ide yang kalau tidak cocok bisa dikombinasikan atau cuma ngikut orang yang paling dominan di sebuah komunitas.
masalah keilmuan di bangku kuliah hanya menambah sedikit dari sebelumnya saat masih di bangku SMA, sebenarnya otak terasah dengan sendirinya saat kalian bersosialisasi mungkin saat presentasi di kelas, nongkrong di warung kopi maupun tempat yang lain. dimana faktor pertemanan akan mengubah pola pikir kalian yang sebelumnya cupu akan menjadi lebih alim, lebih bisa menghargai kepentingan orang lain, dan juga bisa saling sharing.
dari situlah, pola pikir kalian akan berubah dengan sendirinya. yang penulis rasakan ya guys, semenjak kuliah aku sering menemukan semacam pencerahan dari soal-soal yang diberikan oleh guru SMA dulu, kenapa koq baru sekarang pahamnya, kenapa nggak dari dulu? iya, soalnya dulu saat SMA kalian kurang serius, dan di bangku kuliah meski kalian nggak serius, tapi karena sering diskusi, sering sosialisasi otak kalian akan encer dengan sendirinya. kurang lebih seperti itu.
sangat penting, banget malah. kenapa? ya karena kuliah merubah pola pikir ku 180 derajat. dari yang dulunya aku cupu, setelah kuliah aku punya wawasan yang luas, secara keilmuwan bisa dikatakan lebih dewasa, meski kuliah hanya lanjutan dari tingkat SMA, tapi kuliah ada yang beda. bedanya di lingkungan tempat kita menuntut ilmu nya itu.
pernah dengar pepatah jawa, " ojo cedak-kebo gupak? " (jangan dekat-dekat kerbau, kalau kamu tidak mau kotor). hlo koq artinya panjang? ya emang artinya begitu, emang bahasa jawa sangat kaya akan ragam bahasa. tidak seperti bahasa indonesia yang sangat terbatas, mungkin karena bahasa indonesia baru diresmikan saat sumpah pemuda, hhhee
nah sama halnya dengan kuliah, kalau dulu dari sejak SD hingga SMA kebanyakan kita masih ngikut ortu di rumah, beda dengan kuliah, kita dituntut mandiri, ya meski nggak mandiri-mandiri amat, toh uang saku ya sering minta sama ortu. hhaa
kalian mau makan harus masak senidir, kalau ndak bisa masak kalian bisa jajan di warung-warung yang murah aja biar uang sakune bisa sampai akhir bulan itupun bagi yang punya ortu PNS, hla klo petani? yang biasa paling cepet panen 3-4 bulan sekali? masak iya harus nunggu masa panen baru dapet kiriman? hhahaha. nggak gitu guys, Allah adalah sebaik-baiknya Tuhan, Dia Maha Adil kepada setiap makhluknya, yakinlah meski kalian sesulit apapun, Allah tidak akan melupakan hamba-Nya jika kalian taqwa kepada-Nya. masalah rejeki Allah yang ngatur, kalian cukup berusaha dan berdoa, simple kan? nggak juga. hhhee
itu baru sebatas masalah perut guys, harus pintar2 mengatur keuangan masing-masing, kenapa? tahu sendiri biasanya abis kuliah langsung pada nikah. kebayang kan klo nggak belajar mandiri sejak kuliah, mau jadi apa rumah tangganya nanti.
Ibu kost, setiap mahasiswa pastinya pernah cekcok dengan namanya ibu kost. biasa cekcok klo udah akhir bulan, saat saat pembayaran sewa kamar, kalau masalah yang satu ini bu kost sangat tertib. lebih ganas daripada rentenir pasar yang suka nodong uang ke pedagang-pedagang yang punya utang sedikit, banyak laba didalamnya. nanti kalau mulutnya udah kalian amplopin ya takluk dengan sendirinya, hehehe
tidak ada peraturan yang mengikat kalian saat memasuki dunia perkulian, kalian mau bergaul dengan siapa saja, itu hak kalian. mau berhibernasi terus klo nggak ada jam kuliah itu hak kalian. baik buruknya mahasiswa ditentukan perilakunya masing-masing dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, bisa saat di kost-kost an, atau juga teman-teman kuliah. siapa yang mudah ikut-ikutan, dia yang akan rugi dengan sendirinya. ya kalau ikutan temen yang baik nggak ada masalah sih, yang jadi masalah kadang mereka lupa bagaimana cara memilih teman yang baik dan teman yang buruk. kebanyakan dari mereka lebih suka memanjakan egoisme masing-masing. jadi klo menurut mereka menyenangkan mereka langsung mengatakan ayo berangkat!!!, kalau kiranya nggak sreg, mereka bila ntar aku nyusul, tapi ujung-ujungnya nggak dateng.
disaat kalian bersosialisasi dengan teman-teman nongkrong, teman kuliah maupun teman yang lain, kalian akan menemukan wawasan baru yang sebelumnya tidak pernah kalian temui, saling bertukar pendapat, tukar pikiran maupun ide-ide yang kalau tidak cocok bisa dikombinasikan atau cuma ngikut orang yang paling dominan di sebuah komunitas.
masalah keilmuan di bangku kuliah hanya menambah sedikit dari sebelumnya saat masih di bangku SMA, sebenarnya otak terasah dengan sendirinya saat kalian bersosialisasi mungkin saat presentasi di kelas, nongkrong di warung kopi maupun tempat yang lain. dimana faktor pertemanan akan mengubah pola pikir kalian yang sebelumnya cupu akan menjadi lebih alim, lebih bisa menghargai kepentingan orang lain, dan juga bisa saling sharing.
dari situlah, pola pikir kalian akan berubah dengan sendirinya. yang penulis rasakan ya guys, semenjak kuliah aku sering menemukan semacam pencerahan dari soal-soal yang diberikan oleh guru SMA dulu, kenapa koq baru sekarang pahamnya, kenapa nggak dari dulu? iya, soalnya dulu saat SMA kalian kurang serius, dan di bangku kuliah meski kalian nggak serius, tapi karena sering diskusi, sering sosialisasi otak kalian akan encer dengan sendirinya. kurang lebih seperti itu.

2 komentar:
at: 2 September 2015 pukul 19.31 mengatakan...
hahahaha, nice
at: 4 September 2015 pukul 17.41 mengatakan...
Thankyu :-)
Posting Komentar